SORONG-Kebiasaan meminum kopi tentu saja merupakan salah satu kebiasaan yang tentunya disukai oleh banyak orang. Apalagi jika kamu dapat meminum kopi sambil bersantai dengan tempat yang nyaman.

Nah, bicara tentang Kopi dan tempat yang nyaman. Maladum Coffee solusinya. Maladum yang diambil dari bahasa Papua yang artinya mari membangun, merupakan nama dari salah satu Cafe yang berada di Kota Sorong tepatnya terletak di Km 7, Jl . Basuki Rahmat berhadapan langsung dengan MAN Model Sorong.

Meskipun, tempatnya tidak begitu luas, dibandingkan dengan sebagian besar cafe di kota Sorong. Namun, Maladum Café mampu mem­buat rasa nyaman pada setiap pengunjung yang datang untuk menikmati. Bagaimana tidak, jika biasa terdapat dibeberapa Cafe lainnya memesan salah satu menu de­ngan berjam-jam. Namun di Maladum Cafe, para pengun­jung hanya butuh waktu 5 menit saja untuk menikmati setiap pesanan yang anda tawarkan.

“Untuk Kopi, kami jamin, pelanggan, cuma butuh waktu 5 menit saja apa yang dia pesan sudah tersajikan, itu yang bikin kita beda dengan yang lainnya. kenapa? karena kita lebih utamakan pelaya­nan,” kata Arul, pemilk Cafe Maladum kepada Radar Sorong Sabtu (6/1).

Arul menjelasakan, menu-menu andalannya di Maladum Cafe terdapat  berbagai macam varian kopi yang ia tawarkan. Namun, untuk varian yang paling digemari oleh pelanggan adalah Coffee Latte. Dimana Kopi tersebut, digiling langsung oleh mesin pembuat kopi, yang diracik oleh Barista professional asal Kota Surabaya. “Harga kisaran mulai dari Rp 20 ribu,” katanya.

Selain itu lanjut, Arul, dari berbagai varian rasa Kopi yang terdapat di Maladum Cafe, terdapat juga, makaan ringan dan berat di antaranya Ayam bakar bumbu Maladum, ayam penyet Maladum, dan beberapa Spagetti dengan beraneka bumbu racikan Maladum.

“Kalau makanan ringan, kita ada kentang goreng, pisang goreng, kasbi goreng, nugget dan roti bakar,”katanya.

Arul berharap agar yang belum  pernah datang menikmati sajian Kopi dan pelayanan prima di Maladum, ia anjurkan untuk segera datang, karena untuk menikamati kenyamanan saat ngo­pi, hanya ada di Maladum. “yang pernah datang saja datang kembali, kenapa kamu tidak,” ujarnya. (raf)


Kategori : Ekonomi

Komentar