TEMINABUAN- PT Austindo Nusantara Jaya (ANJ) Tbk mempromosikan kue sagu ‘Sapapua” di Bandara Domine Edward Osok (DEO), yang tersedia dalam aneka rasa. Gerai ‘Sapapua’ Sago Cookies ANJ hadir di Bandara DEO mulai 1 Desember lalu. Upaya ini sebagai salah satu bagian dari strategi pemasaran PT ANJ untuk memperluas pengetahuan konsumen tentang sagu Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel). Mengingat kue sagu ‘Sapapua’ dibuat dari tepung sagu asal Kabupaten Sorsel yang produksi PT ANJ yang juga mengusahakan kebun sagu di Kampung Saga, Distrik Metemani. Warga Sorong dan wisatawan yang singgah di Sorong kini bisa mencicipi dan membeli produk-produk olahan sagu PT ANJ berupa kue kering atau ‘Sago Cookies’  di Bandara DEO.

Kehadiran Gerai Sapapua Cookies ANJ ini juga menarik perhatian Bupati Sorsel Samsudin Anggiluli dan jajarannya yang tiba di Bandara DE hari Sabtu (2/12) lalu. Head of Sales dan Marketing PT ANJ Laurent Suryadarma menyuguhkan empat varian rasa cookies sagu yakni Choco Almond, Choco Cheese, Cheese Ring dan Speculaas. Semua rasa ini tersedia dengan kemasan 200 gr dan 125 gr.

Selain cookies sagu, konsumen juga bisa membeli tepung sagu Sapapua kemasan 500 gr dan 1 kg. Tepung sagu Sapapua berasal dari dan diolah di Kampung Saga, Distrik Metamani, Papua Barat.  Bupati Samsudin Anggiluli memberi apresiasi terhadap upaya yang dilakukan PT ANJ untuk tersebut dan pihaknya berjanji akan mempromosikan kue kering sagu ‘Sapapua’ asal Sorong Selatan yang bisa dijadikan oleh-oleh khas Papua dengan aneka rasa. “Kalau bisa kue ini dapat dibuat juga oleh masyarakat Sorong Selatan. Kita akan terus mempromosikan kepada masyarakat di luar Sorong, sehingga kue sagu dari Sorsel ini bisa dijadikan oleh-oleh,” tegasnya.

Pada kesempatan itu Bupati Samsudin langsung mempromosikan kue sagu buatan PT ANJ kepada Bupati Fakfak Mohammad Uswanas yang kebetulan akan berangkat ke Fakfak. Bupati Uswanas menyambutnya dengan baik. Bahkan Bupati Uswanas menegaskan, potensi sumber daya alam daerah harus dikembangkan dan terus dilestarikan, sehingga mendatangkan pendapatan asli daerah (PAD) dan ekonomi masyarakat lokal. “Luar biasa, ini sangat nikmat, ini harus terus dikembangkan sehingga dapat diketahui masyarakat bahwa sagu juga bisa dijadikan kue lainnya, bukan hanya untuk buat papeda (makanan khas Papua dan Maluku,red) ataupun ataupun kue keras dengan bahan dasar sagu ‘Bagea’,” jelas Bupati Uswanas sambil mencicipi cookies sagu yang diberikan Bupati Samsudin Anggiluli.

Sementara itu Head of Sales dan Marketing PT ANJ Laurent Suryadarma berharap akan ada pengusaha dari Papua yang mau memproduksi cookies sagu khas Papua ini, sehingga cookies sagu akan menjadi salah satu ikon oleh-oleh khas Papua. (jus)


Kategori : Sorong Raya

Komentar