Garuda Indonesia
 

MANOKWARI-Badan Nasional Penangulangan Bencana (BNPB) bekerja sama dengan BPBD Provinsi Papua Barat dan BPBD Kabupaten Manokwari menyelenggarakan Table Top Exercise (TTX) Penguatan Kapasitas dan Sinergitas Dalam Penanggulanan Bencana Gempa Bumi dan Tsunami, di Swiss-belhotel Manokwari, Selasa (5/12). Diikuti peserta dari perwakilan OPD (organisasi perangkat daerah) terkait dan stakeholder lainnya.

Kepala Pelaksana Harian BPBN Prov Papua Barat, Derek Ampnir, mengatakan, tanggung jawab bersama untuk menyampaikan informasi soal bahaya bencana alam, tanpa harus melihat itu tugas siapa, tetapi antar instansi dapat saling membantu.

Komunikasi sangat penting, seperti rilis berita gunakan media dari smartphone untuk menyampaikan informasi dengan cepat. Menghadapi ancaman potensi bencana gempa bumi dan tsunami, digeladikan salah satunya dengan pelatihan Table Top Exercise.

Wakil Bupati Manokwari, Drs Edi Budoyo yang membuka kegiatan Table Top Exercise mengatakan, kondisi Manokwari dan Papua Barat umumnya yang rawan terjadi bencana alam membuat pemerintah daerah dituntut siaga mengantisipasi kemungkinan buruk. Pemerintah daerah bersama sejumlah instansi terkait telah menyusun dokumen rencana kontijensi (Renkon) dan gelar Gladi Ruang penanganan bencana.

"Manokwari berada diantara beberapa patahan. Itu yang barangkali menjadi dasar Manokwari menjadi salah satu sasaran program," sebutnya.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Mitigasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manokwari Ronny Tamaela mengatakan, dokumen Renkon berisi pembagian peran atau kerja seluruh instansi dalam menghadapi serta melakukan upaya mitigasi dalam mensikapi bencana dan dampak yang ditimbulkan.

"Kita akan menguji atau semacam gladi peran setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) hingga tingkat distrik atau kecamatan. Seluruh tahapan dan kegiatan penanganan bencana akan diuji pada kegiatan tersebut. Diharapkan jika bencana datang seluruh OPD dan intansi lain siap melaksanakan peran masing-masing,’’ujarnya.

Renkon gempa dan tsunami akan ditandatangani bersama sebagai bentuk komitmen seluruh instansi melaksanakan peran masing-masing. "Selanjutnya, kami akan mendorong renkon untuk jenis bencana yang lain seperti banjir dan longsor,"ucapnya.(lm)


Kategori : Manokwari

Komentar