Garuda Indonesia
 

SORONG-Kepala Dinas Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup Kota Sorong, Julian Kelly Kambu, ST, M.Si melakukan inspeksi pembangunan Harco Square di Jalan Kilang Km 9,5 Kota Sorong.“Kami temukan pembangunan ini tidak disertai dengan dokumen lingkungan. Pekerjaan ini harus dihentikan sementara waktu, untuk dilakukan kajian dulu. Ini ada di tengah kota,”tegasnya kepada Radar Sorong saat di lokasi pembangunan Harco Square, Senin (4/12).

  Kelly mengaku dari dinas sangat prihatin karena Harco Square tidak mengurus ijin lingkungan. Ijin lingkungan ini bukan ditanda-tangani oleh Dinas Perlindungan dan Pengelolaan lingkungan Hidup tapi dari kepala daerah.“Kami dari dinas hanya memberikan rekomendasi apakah pembangunan ini layak atau tidak. Kalau ada pembangunan tanpa dokumen lingkungan bisa kena sanksi teguran,dan administrasi,”ujarnya.

  Kelly mengatakan bahwa Harco Square telah mendapatkan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), tapi IMB itu bukan satu-satunya ijin, masih ada ijin-ijin lain yang harus dilengkapi apalagi pembangunan ini cukup luas menghiasi Kota Sorong dan ikut memperbaiki wajah kota, tetapi apa arti semua ini kalau tidak ada perencanaan lingkungan dalam program mercusuar ini.

  Misalnya, kata Kelly, penataan ruang-ruang terbuka hijau, dalam gambar baik tapi apakah di lapangan akan seperti ini. Nah, ini perlu diikat dalam suatu kajian yang mana dalam kajian itu tanggungjawab dan komitmen pemerkarsa untuk mereka lakukan yang apa yang mereka tulis sehingga ini mempermudah untuk dapat mengevaluasi dan dapat memantau apa saja yang sudah mereka lakukan.

  “Dokumen Lingkungan sangat penting karena disitu akan dilihat bagaimana mereka menggunakan air apa, air tanah, air PDAM atau air tanah. Kemudian bagaimana ruang publik yang mereka sediakan, menurut Undang-undang nomor 26 tahun 2007 dan Peraturan Daerah tahun 2014 untuk ruang terbuka hijau untuk kawasan-kawasan  semacam ini perlu disiapkan 10% dari luas lahan ini,”jelasnya.

  Security Chip Harco Square, Paulus Komenop yang juga mengawasi kegiatan pembangunan dan menghandle keuangan, keamanan dan material yang ada di Harco Square, mengatakan bahwa, untuk ijin atau dokumen lingkungan hidup tidak ada, bukan karena Harco Square tidak mengurus, namun karena tidak ada pemberitahuan akan pentingnya atau pembuatan dokumen lingkungan tersebut.

  Dijelaskannya Harco Square akan dibangun ruko yang sudah berdiri 15 petak satu lantai, sedangkan ruko yang menghadap jalan raya 4 petak dengan 3 lantai sementara dibangun. Kemudian yang Harco Square yang ada perumahan baru dibangun talut.

  “Kita ada bangun Ruko dan Perumahan Indah nanti. Jadi kami sudah bikin IMB tapi dokumen ijin lingkungan hidup memang tidak ada karena kita tidak tahu sama sekali kalau harus mengurusi dokumen tersebut. Kalau ada mungkin saya sudah membuatnya dan menghadap Dinas Lingkungan Hidup,”katanya.

  Ditambahkan Paulus bahwa Harco Square akan mengurus dokumen lingkungan hidup.“Semoga ada dispensasi, kasih waktu kami untuk mengurusnya,”ujarnya.(zia)


Kategori : Metro

Komentar