Garuda Indonesia
 

SORONG – Seorang lelaki berinisial Rb babak belur dikeroyok NJ dan teman-temannya yang tidak lain adalah tetangganya sendiri. Pengeroyokan itu terjadi di rumah Rb di Remu Utara, tidak jauh dari rumah pelaku Cs. Kasus itu diduga karena Rb merusak meteran listrik milik NJ.

  Saat itu tanpa sebab yang pasti sekitar pukul 21.00 WIT, Rb  berjalan kaki menuju rumah NJ tiba-tiba melakukan pengrusakan meteran listrik menggunakan sebatang kayu. Akibat perbuatan Rb tersebut, listrik di rumah NJ langsung padam. Takut terjadi hubungan arus pendek listrik (korsleting) yang dapat berakibat timbulnya api, NJ beserta keluarganya langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Melihat NJ dan keluarganya keluar dari rumah, Rb kemudian melarikan diri ke rumahnya.

  “Pas dia kasih rusak sa punya meteran dia langsung lari dan untung saya lihat dia. Sa tra tau sebabnya apa sampai dia kasih rusak tong pu meteran,” ujarnya.

  Namun, tidak lama kemudian massa yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya kemudian mendatangi rumah Rb. Massa yang saat itu terlihat emosi kemudian masuk secara paksa ke dalam rumah Rb. Setelah menemukan Rb, tanpa banyak tanya massa tersebut kemudian mengeroyok Rb. Satu persatu massa kemudian melayangkan tangannya ke arah kepala dan tubuh Rb. Akibatnya, Rb yang saat itu hanya bisa menutupi kepalanya dengan tangan kemudian mengalami memar pada bagian badan, dan luka yang cukup parah pada bagian kepala disertai telinganya yang mengeluarkan darah.

  Setelah memastikan Rb babak belur, massa tersebut kemudian meninggalkan rumah Rb. Tidak lama kemudian, Anggota Polres Sorong Kota yang mendapatkan informasi tentang adanya pengeroyokan tersebut tiba di rumah Rb. Melihat Rb yang dalam keadaan tidak berdaya dan nafasnya yang mulai sesak, polisi kemudian membawanya ke RSUD Kabupaten Sorong untuk mendapatkan perawatan medis. (raf)


Kategori : Metro

Komentar