Garuda Indonesia
 

SORONG- Menyikapi masalah dualisme KNPI Papua Barat, KNPI Kota Sorong menganggap tidak penting, karena tujuan dari KNPI adalah membangun pemuda untuk menjadi yang terbaik serta mengambil peran dalam pembangunan daerah ini.

  Ketua DPD KNPI Kota Sorong, Thomas Jitmau kepada wartawan, Senin (4/12) mengatakan, KNPI Kota Sorong akan mendukung semua dualisme KNPI Papua Barat, karena yang saat ini dibangun semuanya untuk kemajuan pemuda Papua Barat.

  “Saya atas nama DPD KNPI Kota Sorong tetap akan memberikan dukungan kepada Sius Dowansiba dan Yanto Ijie untuk mana yang terbaik. Kami juga sudah berkoordinasi kepada Sius, agar Kota Sorong dapat melaksanakan Rapim dalam waktu dekat untuk persiapan Musda,” ujarnya.

  Manurutnya bahwa saat ini pemuda tidak dipecah-belah dan akan tetap mempersatukan pemuda untuk membangun Kota Sorong. Dan perbedaan kubu KNPI saat adalah sebuah kekayaan. Perpecahan dalam suatu lembaga itu hal yang sangat luar biasa.

  Karena saat ini jika pelaksanaan Musda KNPI Kota Sorong ditunda, maka pemuda yang akan menjadi korban. Tujuan dari pelaksanaan Rapim adalah langkah untuk merapatkan semua barisan pemuda.

  “Saya tidak akan maju lagi karena saya sudah menyiapkan kader, artinya kita harus berjiwa besar untuk memberikan kesempatan dan ruang kepada potensi pemuda yang ada untuk menjadi pemimpin,” katanya.

  Tentang caretaker yang diangkat oleh Sius Dowansiba baginya itu hal yang wajar dan akan dibicarakan dalam rapat koordinasi, karena semuanya bertujuan untuk melaksanakan proses pengkaderan.

  Maka dalam waktu dekat ini semua anggota KNPI harus menyiapkan diri untuk pencalonan dan pengurus DPD KNPI juga harus menyiapkan diri untuk pelaksanaan Musda. Harapannya agar, Sius Dowansiba tetap mendukung rencana kegiatan DPD KNPI Kota Sorong untuk melaksanakan Rapim.(dar)


Kategori : Metro

Komentar