Garuda Indonesia
 

SORONG- Keinginan besar Persokos untuk kembalikan nama besar akhirnya terwujud setelah berhasil menjuarai turnamen Piala Raja 2017 dengan mengalahkan Persis Sorong dengan skor akhir 5-4 pada laga final turnamen sepakbola Piala Raja yang berlangsung, Senin (4/12) di Stadion Dewa Laut Waisai.

Pada saat pertandingan berlangsung, Persis Sorong unggul lebih dulu lewan gol sundulan, Dani Usior pada menit ke 16, setelah menerima umpan dari tendangan pelanggaran yang dilakukan Zenherip Mayor di luar kotak penalty Persikos.

Keunggulan Persis Sorong atas Persikos tidak bertahan lama. Tim asuhan Marthen Tao itu berhasil menyamakan skor pada menit ke 28 lewat gol sundulan straiker, Errol Simunapendi, yang menerima umpan crossing dari, Benyamin Mainolo. dengan skor imbang 1-1 bertahan hingga turun minum pertama.

Pada babak kedua, kedua tim kembali melanjutkan pertandingan namun upaya dari kedua tim untuk menggandakan skor selalu saja gagal hingga waktu 45 di babak kedua berakhir. melihat skor imbang dari kedua tim, Wasit, Lambert Sawaki langsung menambah waktu pertandingan  2 x 15 menit.

Pada babak penambahan waktu, beberapa kali peluang diciptakan Wellem Agia dan Errol Simunapendi namun selalu saja mampu dikandaskan, Osvaldo dan kawan-kawanya di pertahanan Persisi Sorong. untuk menentukan kemenangan, kedua tim akhirnya mengadu nasib lewat titik putih.

Pada saat adu penalty, Pemain Persikos yang berhasil mencetak gol adalah Aroses Kambuaya, Benyamin Mainolo, Wellem Agia dan Brian Fatari. sementara penendang yang gagal mencetak gol adalah Anton Rahangmatan dan Yanpit Same.

Sementara untuk penendang Persisi Sorong yang berhasil mengeksekusi penaltynya adalah Samuel Sefle, Zenherip Mayor dan Hady Marajabesi dan yang gagal mencetak gol adalah Osvaldo Butarbutar, Kevin Waa dan Frans Bisulu. dari hasil tersebut akhirnya persis Sorong harus menyerah dengan skor akhir 5-4.

Setelah berhasil keluar sebagai juara I Piala Raja, Persikos Kota Sorong menerima Piala Raja, medali dan uang pembinaan sebesar Rp 200 juta sementara juara II Persis Sorong menerima medali dan uang pembinaan sebesar Rp 100 juta yang diserahkan langsung oleh bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE.

Pelatih Persikos, Marthen Tao kepada Radar Sorong mengatakan, Dirinya sangat bersukur atas hasil yang diraih juga kepada pemainya yang sudah berhasil menunjukan pertandingan yang maksimal.

“Setelah beberapa tahun fakum, kami berkeinginan untuk mengembalikan nama besar Persikos Kota Sorong. dan hari ini kami bisa menunjukan kepada semua orang bahwa Persikos siap untuk kembalikan nama besarnya” ujarnya.

Selaku pelatih sangat mengharapkan agar dengan adanya prestasi yang diraih bisa membuat pemerintah Kota Sorong lebih memperhatikan lagi pemain Persikos untuk bisa berlaga di Liga II, karena sangat disayangkan Kota Sorong yang terkenal dengan banyak pemain bola namun tidak diurus dan diakomodir dengan baik.(dar)


Kategori : Sport

Komentar