Garuda Indonesia
 

KAIMANA-Pemerintah daerah Kabupaten kaimana melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kaimana menggelar Festival Senja Kaimana 2017, 29 November – 2 Desember 2017. Kegiatan yang diselenggarakan di Pantai Bantemin Kaimana, dihadiri oleh Pemerintah daerah Kabupaten Kaimana, Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata RI, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua Barat dan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan  masyarakat Kaimana.

Festival Senja ini diadakan sebagai sebuah agenda tahunan Kabupaten Kaimana yang bertujuan untuk mengangkat dan mempromosikan potensi yang ada di Kabupaten Kaimana. Festival ini menampilkan 8 Suku asli Kaimana dan Suku Nusantara yang meramaikan perhelatan ini dengan serangkaian atraksi adat dan budaya. Selain itu, festival di meriahkan juga dengan lomba kuliner, lomba tarian tradisional dan pidato bahasa Suku.     

Seperti dalam rilies berita dari CI yang disampaikan kepada Radar Sorong, kemarin (4/12), pada kesempatan tersebut, masyarakat juga mendapatkan informasi tentang kegiatan konservasi dan pengelolaan kawasan yang ada di Kaimana.  Conservation International (CI) menyajikan berbagai informasi tentang potensi yang ada di Kaimana. Dengan mengunjungi Stand CI masyarakat mendapatkan informasi tentang Hiu Paus, Mangrove - Blue-Carbon, Terumbu karang dan lokasi penyelaman yang ada di Kaimana.

Menurut Kasubbid Promosi Pariwisata Kementerian Pariwisata RI, Suryanto,  Festival Senja Kaimana 2018 perlu ditingkatkan lagi, baik koreografi, promosi dan acara yang digelar tidak ada didaerah lain, paparnya. Menurutnya Suryanto, Conservation International perlu bergandengan tangan dengan pemerintah daerah Kabupaten Kaimana untuk mengembangkan destinasi wisata, terutama masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, peran serta masyarakat dan peningkatan ekonomi.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kaimana, Martin Fenetruma, tujuan festival senja ini untuk mempromosikan Kaimana. Keindahan, keunikan dan hal-hal menarik lainnya. Didalamnya ada potensi sumber daya alam, potensi pariwisata dan peluang investasi. Menurut Martin, kegiatan CI memang sudah sesuai dengan rencana pariwisata, CI akan mendukung pariwisata dengan kegiatannya hiu pausnya, itu tema yang jelas sekali,  Kedepan CI akan mendukung pariwisata hiu paus, tambahnya.

Dalam kesempatan terpisah, Alberth Nebore/Sr.Manager untuk Urusan Kawasan Konservasi dan Kebijakan di Propinsi Papua Barat, mengatakan  bahwa Kaimana merupakan satu destinasi favorit dimasa datang; sebagai satu lokasi paling penting dari segitiga terumbu karang dunia, Kaimana menyumbang lebih dari 900 speciel ikan karang dari 1700 jenis ikan karang yang dimiliki oleh pemerintah daerah dan masyarakat di Bentang Laut Papua di Propinsi Papua Barat. Bentang Laut Papua mencakup teluk Cendrawasih – Tambrauw – Raja Ampat hingga Perairan Fakfak dan Kaimana di selatan dari Propinsi Papua Barat.

Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Kabupaten Kaimana Ismail Sirfefa dan dilanjutkan hiburan rakyat tumbutana yang dimeriahkan oleh artis-artis lokal Kaimana. Sebuah lantunan lagu the Beatles  yang berjudul I saw her standing there oleh Wakil Bupati Kaimana menambah meriahnya malam penutupan Festival Senja Kaimana 2017 dan menjadi jejak budaya penumbuhkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan budaya dan adat istiadat yang menjadi ciri khusus dan identitas sebuah bangsa.(rat)


Kategori : Kaimana

Komentar