Garuda Indonesia
 

SENTANI- Klemen Tinal, SE, MM kembali dipercaya untuk memimpin partai berlambang pohon beringin, Partai Golongan Karya (Golkar)  Provinsi Papua periode 2017-2020.

Klemen Tinal bersama jajaran pengurus DPD Provinsi Papua dilantik  secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPP Partai Golkar, Idrus Marham yang diwakili oleh Koordinator Bidang Kajian Strategis dan Pengembangan SDM DPP Partai Golkar, Letjen TNI (Purn) Lodewijk Freidrich Paulus di Hotel Grand Alisson Sentani, Sabtu (2/12) lalu.

Lodewijk Freidrich Paulus, mengharapkan kepada Ketua DPD Provinsi Papua, Klemen Tinal dan pengurus agar dapat mempersiapkan diri memasuki tahun politik 2018 mendatang di Provinsi Papua maupun Pileg dan Pilpres yang berlangsung pada tahun 2019 mendatang.

“Kita punya target, di mana sebagai pengurus daerah mereka harus bisa memenangkan kepala daerah yang diusulkan oleh Partai Golkar di 7 kabupaten dan 1 provinsi di Provinsi Papua,” ungkapnya kepada wartawan di Hotel Alisson Sentani, Sabtu (2/12) kemarin.

Selain memenangkan Pilkada di Provinsi Papua, Paulus meminta  kepada pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Papua maupun pengurus DPD Golkar kabupaten/kota, untuk bekerja keras sehingga dapat menambah kursi di perwakilan  DPR RI dari Provinsi Papua dan kursi di DPRP Papua.

  “Saat ini, kita punya 91 kursi di DPR RI dan kita ingin menambah 29 kursi lagi pada Pileg 2019, sehingga nanti 120 kursi. Jadi saat ini Partai Golkar Papua hanya sumbang 1 kursi di DPRRI, kalau 2019 bisa menambah 1 kursi lagi di DPR RI itu sudah cukup. Demikian juga untuk kursi di DPRP dan kabupaten/kota di Provinsi Papua” ucapnya.

Ditanya soal rekomendasi Golkar pada Pemilihan Gubernur Papua, menurut Paulus, DPP Partai Golkar sudah memberikan rekomendasi kepada  Lukas Enembe dan Klemen Tinal (Lukmen), untuk periode kedua sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua periode 2017-2022 mendatang.

“Jadi DPP Golkar sudah merekomendasikan Lukmen sebagai paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua, untuk tetap memimpin Papua 5 tahun ke depan,” ucapnya.

  Sementara itu, Ketua DPD Golkar Provinsi Papua, Klemen Tinal usai dilantik menyampaikan bahwa pihaknya  kini sehingga mempunyai tang­gung­jawab yang besar untuk bersama-sama dengan kader yang ada, baik pengurus maupun organisasi sayap partai yang ada,  untuk  membawa kejayaan Partai Golkar di Provinsi Papua melalui segala aspek kehidupan.

  “Kalau macam iven-iven yang terdekat, katakanlah pilkada dan lain sebagainya sebenarnya bersifat iven sesaat. Tujuan akhir dari perpolitikan itu bukan hanya itu, tetapi bagaimana kaderisasi dan terus menerus kita bisa bersama-sama membuat suatu kemajuan bersama-sama itu yang penting,” ungkapnya.

  Klemen menyampaikan pihaknya sudah memberikan rekomendasi Partai Golkar  kepada setiap calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah yang akan bertarung pada pilkada serentak di 7 kabupaten yang ada di Provinsi Papua.

  “Cuma Biak saja yang SK-nya sudah selesai, tetapi belum diserahkan yang bersangkutan. Kemudian untuk Deiyai kemarin yang sudah kita berikan rekomendasi itu calon wakilnya meninggal, sehingga itu diganti untuk diberikan siapa gantinya akan direvisi lagi, baru kita akan kasih SK lagi. Kemudian Paniai SK sudah selesai, tapi kami belum serahkan ke kandidat yang bersangkutan. Ketiga daerah ini saja, tetapi yang empat daerah lainnya sudah diberikan SKnya,” ungkapnya.

  Ditanya soal target dalam pilkada serentak 2018 di Provinsi Papua, menurut Klemen pihaknya akan melaksanakan Rapat Kerja (Raker) DPD Partai Golkar Provinsi Papua dengan mengundang seluruh DPD Tingkat II yang ada di seluruh kabupaten/kota se Provinsi Papua, barulah akan dilihat jika penting, maka akan ditentukan dalam Raker target-target yang akan diraih oleh Partai Golkar dalam pilkada serentak 2018 mendatang.

  “Kita belum bicara target, karena kita belum Rakerda, nanti Raker dulu baru kita akan bicarakan semua hal, mungkin di dalam Raker itu, kalau dirasa perlu baru kita putuskan target-target yang akan dicapai dalam jangka pendek di pilkada 2018 dan jangka menengah di Pileg dan Pilpres 2019 dan lain sebagainya,” ucapnya.

  Disinggung soal dukungan Partai Golkar dalam pemilihan Gubernur tahun 2018 mendatang, menurut Klemen, Partai Golkar sudah memberikan rekomendasi pada bulan Agustus yang lalu, untuk mendukung pasangan calon (paslon) Lukas Enembe dan Klemen Tinal, sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Provinsi Papua.

  “Kita jangan lihat yang lain, tetapi kita lihat Golkar dulu. Yang jelas Golkar efektif  8 Agustus 2017 kemarin, kami sudah memberikan rekomendasi untuk Lukas dan Klemen,” tandasnya.

  Usai dilantik menjadi Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Papua, maka Klemen Tinal langsung juga melantik pengurus Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG)  dan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG)  Provinsi Papua. (bet/tri)


Kategori : Lintas Papua

Komentar