Garuda Indonesia
 

SORONG-Tuan rumah mencetak sejarah, sayangnya sejarah buruk sepanjang turnamen Safcom Cup. Di turnamen Safcom Cup IX,  Safcom FC yang berstatus juara bertahan, gagal melaju ke babak 8 besar. Kepastian tidak lolosnya Safcom FC dari penyisihan, setelah dikalahkan Ramayana Putra FC dengan skor 2-1 pada pertandingan di Lapangan Makorem 171/PVT, Sabtu (11/11).

Kegagalan Safcom FC melangkah lebih jauh, dikarenakan kekuatan tim yang diarsiteki Augustie CR. Sagrim ini banyak tereduksi. Ya, beberapa pemain andalannya dipanggil memperkuat Persikos Kota Sorong yang berlaga di Turnamen Piala Raja Waisai Raja Ampat. Beberapa pemain pentingnya juga masih berada di luar daerah. Imbasnya, pemain pelapis yang diturunkan di turnamen Safcom Cup IX kali ini.

Pelatih Safcom FC, Augustie CR. Sagrim, ST kepada Radar Sorong mengatakan, selaku juara bertahan dirinya mengucapkan selamat kepada tim-tim yang nantinya akan lolos ke babak selanutnya. Kegagalan Safcom baru pertama kali dalam turnamen Safcom Cup mulai dari pertama hingga ke IX ini tuan rumah Safcom FC tidak lolos ke fase 8 besar.

Hal lain dari sisi kekuatan, Safcom FC pada tahun ini tampil dengan kekuatan apa adanya karena banyak pemain yang masih bermain di Piala Raja sehingga konsentrasi pemain terbagi. “Hari ini mereka main di Waisai dan besoknya harus main di sini, ini membutuhkan stamina yang sangat besar, ini yang membuat kami kecolongan,” katanya.

Dengan tidak adanya dua striker Safcom FC yakni Melkior Majefat dan Beny Tobida Yunus, membuat daya dobrak Safcom menurun. Hal ini  terlihat dari 3 kali bertanding, Safcom hanya mempu mencetak 1 gol, hal tidak wajar untuk tim sekelas Safcom. Namun pelatih Safcom mengakui kegagalan timnya dan akan melakukan evaluasi pemain dan memulai pembinaan baru untuk iven berikutnya.

Terlepas dari itu, selaku penyelenggara juga berpesan kepada seluruh tim agar bisa menjaga supporternya demi keamanan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung. “Saya minta kepada semua tim untuk bisa menjaga ini, Safcom Cup adalah turnamen local yang diselenggarakan untuk ditonton semua masyarakat. Jika tidak bisa menjaga supporter dengan baik kami bisa memberikan sanksi yang fatal kepada tim untuk tidak lagi menjadi peserta,” tegasnya. (dar)


Kategori : Sport

Komentar