Garuda Indonesia
 

MANOKWARI-Hujan deras mengguyur kota Manokwari dan sekitarnya,Minggu (12/11) sejak pagi hingga sore. Kondisi ini menyebabkan aktivitas masyarakat terbatas.

Hal lainnya,sampah berbagai jenis berserakan di ruas-ruas jalan. Seperti terlihat di Jalan Siliwangi,Jalan Ekonomi Reremi,sampah telah menganggu laju kendaraan. “Setiap hujan seperti ini. Sampah berserakan di jalan. Perlu kesadaran masyarakat,tidak membuang sampah di parit,” ujar Risky,warga Reremi.

Hujan deras yang melanda Manokwari dan sekitarnya ini sudah diprediksi BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisiki. BMKG telah mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca Papua Barat tanggal 12 November  2017 pukul 07.40 WIT.

BMKG Stasiun Meteorologi Sorong dalam peringatan dininya menyebut,berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang  hingga lebat pada pukul 07.45 WIT di sebagian wilayah  Manokwari Selatan,Manokwari, Warmare, Prafi. Hujan akan  meluas hingga wilayah Ransiki,Oransbari,Tahota,Momi Waren dan  Teluk Wondama.

Kepala BMKG Stasiun Rendani,Denny Putiray mengatakan,saat ini wilayah Papua Barat dan umumnya Indonesia sudah memasuki musim hujan. Mulai November intensitas curah hujan meningkat.

“Curah hujan untuk wilayah Papua Barat akan mengalami peningkatan mulai bulan November, Desember, Januari dan Februari, nanti di bulan Maret dan April curah hujan akan mengalami penurunan,”jelasnya.(lm)


Kategori : Manokwari

Komentar