Garuda Indonesia
 

MANOKWARI-Pelaksanaan APBD 2017 tersisa sebulan lagi. Pemerintah Provinsi Papua Barat kembali akan melakukan evaluasi dan menotoring untuk mengetahui sejauh mana penyerapan anggaran serta kegiatan fisik di lapangan.

Wakil Gubernur Papua Barat,Mohamad Lakotani,SH,MSi mengatakan,evaluasi dan monitoring ini akan dikoordinir Bappeda dan Inspektorat. “Akan dilakukan evaluasi dan monitoring untuk diperoleh laporan progress secara menyeluruh terkait serapan anggaran dan kegiatan fisik,” tandas Wagub kepada wartawan,Jumat (10/11).

Dari  hasil evaluasi dan monitoring ini lanjut Wagub,akan dapat diketahui posisi riil dari serapan APBD 2017. Di akhir masa pelaksanaan anggaran ini,OPD (Organisasi Perangkat Daerah) diminta untuk bekerja keras.

Wagub mengatakan,mestinya kegiatan evaluasi dan monitoring dilakukan pekan kemarin. “Saya akan cek ke Sekda dulu bagaimana kegiatan evaluasi dan monitoring,tetapi sekarang Pak Sekda tidak ada ditempat,” ujarnya.

Ditanya penyerapan anggaran hingga awal November ini,Wagub mengakui belum mengetahui secara pasti. Namun diakui,penyerapan APBD 2017 belumlah optimal karena beberapa sebab. “Saya belum bisa pastikan berapa serapan anggaran. Tetapi belum optimal seperti yang sudah disampaikan,”ujarnya.

Salah satunya menurut Wagub,mekanisme lelang proyek lewat LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) yang baru pertama kali ditetapkan. Pengelola maupun OPD belum siap,sehingga tender proyek baru bisa dilaksanakan September lalu.

“Mulai tahun 2017 ini seluruh kegiatan pembangunan itu dilakukan melalui layanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik. Penyebab  utamanya di situ,sehingga berimplikasi pada penyerapan anggaran,”tuturnya.(lm)


Kategori : Manokwari

Komentar