Garuda Indonesia
 

MANOKWARI-Jaringan Advokasi Kebijakan Anggaran (JANGKAR) Papua Barat, mendesak Polres Manokwari untuk segera mengirim berkas kasus dugaan Korupsi dalam proyek Pengadaan lahan untuk Sircuit Motor Prix ke Kejaksaan Negeri Manokwari.

Ketua JANGKAR Papua Barat, Metusalak Awom yang dikonfirmasi mengatakan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) telah disampaikan pekan lalu ke Jaksa. Sehingga langkah selanjutnya mengirim berkas untuk diteliti.

“Makanya pemberkasan harus dipercepat. Supaya tahun 2017 ini ada perkara korupsi yang ditangani Polres Manokwari. Kalau tidak dua tahun berturut-turut, Polres Manokwari tidak tangani kasus korupsi,” jelas Awom sembari meminta penyidik tetap professional.

Deijelasknnya bahwa lahan untuk Sirkuit mobil tersebut terletak di Jalur 13 bagian Timur, Kampung Bowi Subur, Distrik Masni Kabupaten Manokwari. Pemprov dalam APBD melalui Biro Pemerintahan mengalokasikan dana sebesar Rp 2,9 Milyar.

Awom, yang juga salah satu Advokat ini mengaku akan mengawal proses penyidikan kasus tersebut. Pihaknya akan proaktif untuk mempertanyakan kasus secara formal.

Dalam SPDP yang dikirim Polres Manokwari terdapat dua orang tersangka yakni berinisial ES dan stafnya berinisial JSA.(sr)


Kategori : Manokwari

Komentar