Garuda Indonesia
 

KAIMANA-Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menyediakan bantuan perahu nelayan sebanyak 345 unit. Bantuan perahu nelayan atau kasbo itu diserahkan Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Papua Barat, Semuel Kondjol kepada perwakilan nelayan di Rumah Makan Belia, Jumat pekan lalu. Selain menyerahkan kasbo, KKP melalui DKP Provinsi Papua Barat pun menyerahkan kartu asuransi nelayan.

Usai penyerahan bantuan, Semuel Kondjol  mengatakan untuk tahun ini dari pemerintah provinsi yang bekerja sama dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan RI memberikan sumbangan kasbo atau perahu nelayan sebanyak 345 buah. Ratusan kasbo tersebut dialokasikan untuk enam Kabupaten yaitu Sorong Selatan sebanyak 70 buah, Raja Ampat 75 buah, Kaimana 50 buah, Fakfak 50 buah, Bintuni 50 buah dan Teluk Wondama 50 buah. “Untuk sementara, yang sudah kita serahkan itu di Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Raja Ampat,” ujar Kondjol

Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kaimana, Eli Auwe menjelaskan, secara geografis Kabupaten Kaimana memiliki luas laut 17.500 km persergi, memiliki sumber daya ikan di laut dan perairannya yang sangat menjanjikan untuk dimanfaatkan oleh pelaku-pelaku usaha perikanan ataupara nelayan.

Dikatakan, Kabupaten Kaimana memiliki laut dan perairan yang sangat menjanjikan adanya sumber daya ikan. Namun karena kurangnya akses terhadap modal usaha, kurangnya penguasaan teknologi penangkapan ikan yang efisien, kurangnya informasi tentang dinamika harga pasar hasil tangkapan ikan, mengakibatkan rendahnya tingkat pendapatan dan kesejahteraan nelayan.

Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan usaha nelayan tersebut adalah dengan meningkatkan skala usaha perikanan tangkap dari pendekatan individu kedalam sebuah wadah unit kelompok yang disebut Kelompok Usaha Bersama (KUB). “KUB ini merupakan badan usaha non badan hukum yaitu berupa kelompok yang dibentuk oleh nelayan berdasarkan hasil kesepakatan atau musyawarah seluruh anggota dan dilandasi oleh keinginan bersama untuk berusaha bersama dan dipertanggungjawabkan secara bersama guna meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” jelasnya.

Ditambahkan, kartu asuransi nelayan ini diberikan kepada kelompok-kelompok nelayan yang sudah dibentuk, dengan tujuan agar jika nelayan mendapat musibah hingga berakhir maut, sudah bisa mendapatkan asuransi. (nic)


Kategori : Kaimana

Komentar