Garuda Indonesia
 

SORONG-Angin segar datang dari Pemerintah bagi para pengusaha mikro di negeri ini. Pemerintah melalui Menteri Keuangan beberapa waktu lalu telah meluncurkan program kredit bagi para pengusaha ultra mikro. Program kredit ultra mikro ini menyasar kalangan pengusaha kecil, yang tak terjangkau perbankan karena tak memiliki aset untuk syarat agunan pinjaman, di hampir semua sektor, seperti pertanian, perikanan, dan perdagangan.

Deputy Bisnis PT.Pegadaian (Persero) Area Sorong Abdul Wadud Assegaf mengatakan adapun tujuan program ini adalah meningkatkan skala pengusaha ultra mikro sehingga dapat mandiri dan tak terus-menerus bergantung pada bantuan sosial.

Dijelaskannya Pusat Investasi Pemerintah Kementerian Keuangan mencatat terdapat 61 juta usaha mikro hingga ultra mikro yang membutuhkan akses pembiayaan. Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah ada diketahui hanya dapat menangkap sekitar 17 juta pengusaha mikro, sedangkan 44 juta pengusaha ultra mikro dengan kebutuhan pembiayaan berkisar antara Rp 1 hingga 10 juta belum mendapatkannya.

Untuk program ini, pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp 1,5 Trilyun dan menggandeng tiga perusahaan BUMN yang memiliki karakteristik pembiayaan ultra mikro, yaitu Pegadaian, Permodalan Nasional Madani, dan Bahana Artha Ventura.

Terkait dengan program pemerintah tersebut, Deputy Bisnis PT.Pegadaian (Persero) Area Sorong Abdul Wadud Assegaf saat dihubungi diruang kerjanya beberapa waktu yang lalu, membenarkan adanya program tersebut.

“Memang benar bahwa Pegadaian adalah salah satu BUMN yang ditunjuk untuk menyalurkan kredit Ultra Mikro tersebut. Program ini masih relatif baru dan belum tersosialisasi dengan baik, maka kami di Pegadaian Area Sorong ini baru menyalurkan kredit ini kepada empat pengusaha ultra mikro dengan masing masing pinjaman sebesar Rp 10 juta,” jelasnya, Sabtu (11/11).

Dia menambahkan bahwa Pagu kredit untuk program ini memang dibatasi antara Rp 1 juta hingga Rp 10 juta saja per usaha. Bunganya juga cukup ringan yakni sebesar 0,95% per bulan dengan jangka waktu maksimal 36 bulan. Agunan yang dipersyaratkan adalah BPKB kendaraan bermotor.

“Untuk itu kami siap melayani masyarakat dalam hal ini kepada para pengusaha ultra mikro yang ada di kota Sorong dan sekitarnya agar memanfaatkan program ini untuk mengembangkan usahanya”ujarnya.

Salah satu nasabah Pegadaian, Karmila Mina mengakui bahwa dengan adanya program terbaru dari Pegadian membantu usahanya.

“Sama dengan tagline Pegadaian mengatasi masalah tanpa masalah toh,”katanya. (zia)


Kategori : Ekonomi

Komentar