Garuda Indonesia
 

WAISAI-Kepala Bagian (Kabag) Hukum Setda Raja Ampat, Mohliyat Mayalibit,SH menyambut kedatangan Kasubag Perundang-Undangan Kota Palembang, Bily Tama Syahputra di Kantor Bagi- an Hukum Setda Raja Ampat, Rabu (8/11). “Raja Ampat sebagai wisata bahari tentu menjadi soro- tan dunia. Oleh sebab itu, setelah kami searching di google melihat potensi wisata Raja Ampat, ter- nyata didukung oleh produk hukum atau Perda yang sangat efektif dan juga sangat menengakkan hukum adat serta sanksi. Itulah alasan kami me- milih Raja Ampat sebagai daerah wisata yang tepat untuk berkoordinasi,” kata Bily saat sesi jumpa pers, kemarin.

Diungkapkannya, wisata di Kota Palembang antara lain wisata budaya, wisata realigi dan wi- sata sungai. Kota Palembang juga memiliki po- tensi laut yang meliputi nelayan. Oleh sebab itu, salah satu Perda Raja Ampat yang mengatur per- lindungan terhadap ikan hiu dan ikan pari man- ta, dianggap berkesinambungan serta cocok untuk menjadi referensi bagi pihaknya untuk menyusun Raperda Kota Palembang.

“Setelah kami berkoordinasi dengan bapak Ka- bag Hukum, kami menemukan satu Perda men- arik dan cocok jika menjadi referensi kami yakni

perlundungan ikan hiu dan ikan pati manta. Da- erah Palembang juga memiliki aktivitas nelayan dan ketika adanya Perda, nelayan tidak semba- rangan menangkap ikan yang dilindungi lagi,” katanya.

Mohliyat Mayalibih selaku pimpinan di Bagian Hukum Setda Raja Ampat, mengutarakan rasa sukacitanya atas kedatangan teman-teman dari Kota Palembang yang menjadikan produk hukum Perda Raja Ampat sebagai referensi untuk peny- usunan Raperda Kota Palembang. Pasalnya, sudah selayaknya Raja Ampat menunjukan bahwa Raja Ampat bukan hanya memiliki destinasi wisata menarik, melainkan juga memiliki sejumlah stra- tegi untuk kesejahteraan masyarakat dan kelesta- rian alam.

“Ini adalah kehormatan besar bagi seluruh lapi- san masyarakat, karena Raja Ampat yang baru berusia 14 tahun sudah menjadi percontohan bagi salah satu kota maju di Indonesia. Tidak me- nutup kemungkinan akan ada banyak daerah la- innya yang akan datang ke Raja Ampat untuk mempelajari produk hukum kami. Kami sudah menyiapkan sejumlah produk hukum antara lain pengelolahan wilayah pesisir, pengembangan pa- riwisata,” katanya. (des) 


Kategori : Sorong Raya

Komentar