Garuda Indonesia
 

AIMAS – Aksi pencurian sapi di Kabupaten Sorong kian marak terjadi, meski salah satu tersangka pencurian sapi telah diamankan Polres Sorong beberapa waktu lalu. Pada Selasa (07/11) warga di sekitaran Tugu Merah, Km 21 Aimas, Kabupaten Sorong, tepatnya di belakang gedung ACC, kembali digegerkan dengan temuan satu ekor sapi yang terkapar tanpa daging.

  Hal tersebut turut membuat Kapolres Sorong, AKBP Dewa Made Sidan Sutrahna S.IK geram, menurutnya kasus pencurian sapi tersebut harus dicegah dengan melakukan tangkap tangan. Namun, hingga saat ini laporan masyarakat yang menjadi korban atas pencurian sapi tersebut belum banyak yang masuk ke Polres Sorong. “Kalau laporan dari masyarakat soal pencurian sapi itu banyak yang masuk, yah kita tembak ditempat saja,” tegas Kapolres, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (08/11).

  Menurut Kapolres Sorong, kasus pencurian sapi tersebut merupakan tugas kepolisian untuk mengungkap siapa pelakunya. Hanya saja, untuk melakukan tindakan di lapangan, pihak kepolisian perlu adanya laporan dari masyarakat. “Kasus ini jadi tugas kita, tapi laporan dari masyarakat perlu untuk menjalankan tindakan di lapangan,” terangnya.

  Jika sebelumnya, kasus pencurian sapi kerap terjadi di SP 1 hingga Katimin. Kali ini, pencurian sapi dilakukan di sekitar Tugu Merah, yang juga merupakan lokasi pemeliharaan sapi, dimana banyaknya sapi di lokasi tersebut. Aksi pelaku bermoduskan, mengambil daging sapi dan meninggalkan kulit dan tulang di tempat kejadian perkara, sehingga menggegerkan warga sekitar. (nam)


Kategori : Sorong Raya

Komentar