Garuda Indonesia
 

SOLO – 26 tahun membesar- kan dan mendidik Kahiyang Ayu, hari ini, Rabu (8/11), Presiden Jokowi bakal mele- pas putri satu-satunya terse- but untuk membuka lemba- ran baru kehidupannya. Jokowi mengaku ikhlas melepas putrinya dipersunting Bobby Afif Nasution.

Hal tersebut diungkapkan Jokowi usai menggelar prose- si siraman di rumah pribadinya Jalan Kutai Utara RT 8 RW 7, Kelurahan Sumber, Kecama- tan Banjarsari kemarin.

Presiden mengaku terharu saat prosesi sungkeman yang dilakukan Kahiyang kepada dirinya dan Ibu Negara Iriana Jokowi. Hal itu tak lepas dari Kahiyang yang akan segera melepas masa lajang.

“Apapun, yang penting sudah dari kecil sampai besar tiap hari bersama di rumah. Besok (hari ini, Red) insya Allah mandiri membangun keluar- ga,” terangnya.

Tak lupa Jokowi meminta doa restu seluruh masyarakat agar Kahiyang dan Bobby diberikan kelancaran dalam mengarungi biduk rumah tangga.

Makna siraman, lanjut Jokowi adalah menghilangkan seluruh kotoran baik lahir maupun batin di diri pengantin. “Un- tuk menghilangkan, mem- bersihkan yang tidak baik – tidak baik. Baik di hati, di pikiran, yang melekat di badan pengantin,” terangnya.

Prosesi siraman diawali dengan pengajian yang di- lanjutkan pemasangan ble- ketepe. Yakni anyaman daun kelapa yang masih hijau. Dipasang di atas pintu masuk rumah. Harapannya, sebagai peneduh sekaligus pertanda dimulainya hajatan.

Pemasangan bleketepe dilakukan sendiri oleh Jokowi. Didampingi Ibu Negara, pu- tra sulungnya Gibran Raka- buming, menantu Selvi Anan da dan cucu Jan Ethes Srina- rendra. Keluarga Jokowi kom- pak mengenakan pakaian adat jawa berwarna oranye dipadu jarit dan blangkon cokelat.

Berlanjut pemasangan ubo rampe, di mana keluarga mempelai perempuan me- nyiapkan segala sesuatu yang akan dibawa dalam pernika- han. Sebelum siraman, Kahiy- ang terlebih dahulu melaku- kan sungkem kepada kedua orang tuanya.

Tangis bahagia pecah saat Kahiyang membacakan per- mohonan doa restu untuk membangun rumah tangga. “Paling mengharukan saat sungkem. Pak Jokowi tampak terharu karena akan melepas putri satu-satunya,” kata Ita Budi Suharto, istri almarhum mantan Sekda Surakarta Bu- di Suharto yang ikut meng- hadiri acara.

Proses selanjutnya, Kahiyang melakukan siraman diakhiri prosesi sadean dawet (jual dawet). Ibu Negara Iriana berperan sebagai penjual dawet yang dibeli oleh ibu-ibu lainnya.

“Siraman dilakukan oleh eyang Sujiatmi (Ibunda Jokowi), Ibu Rudy (istri Wali Kota Su- rakarta F.X. Hadi Rudyatmo), Ibu Danarsih (pemilik toko batik Danar Hadi) dan Setyawan Prasetyo,” jelas salah seorang panitia Sri Widadi.

Berturut-turut siraman dilakukan kerabat lainnya, yakni Widodo Prasetro, Anik Hari Milyanto, Didit Suptiy- adi, Indayati Hari Mulyono dan Idong Setyo Husodo. Ser- ta Jokowi dan Iriana sebagai penutup prosesi siraman.

Keluarga besar Jokowi me- rasa lega karena prosesi sira- man berjalan lancar tanpa halangan. “Saya ucapkan terima kasih pada semuanya, kami diberi kelancaran. Tepat waktu, tepat acara dan insya Allah nanti semua akan ba- ik-baik. Acara berjalan khidmat dan sakral sesuai adat Jawa,” terang kakak Iriana Haryanto.

Rampung prosesi siraman, Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sragen. Yakni untuk membagi- kan sertifikat tanah kepada 10.200 warga Eks Karesidenan Sura- karta di Stadion Taruna Sragen.

Dari Sragen, Jokowi menuju ke Gedung Graha Saba Buana untuk mengecek kesiapan ter- akhir akad nikah dan resepsi. Kedatangan presiden bersama Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, serta Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan sempat mengagetkan para pekerja yang melakukan finishing perlengkapan.

“Ini melihat persiapan de- korasi tahap akhir, menging- at besok pagi (hari ini, Red) diadakan acara akad nikah. Insya Allah semua sudah di- siapkan dan lancar,” ucap Jokowi.

Selaku orang tua Kahiyang, Jokowi mewakili segenap keluarga besar meminta maaf kepada warga Solo yang ter- ganggu terkait acara pernika- han putrinya tersebut. “Terkait lalu lintas, apabila terganggu dan harus digeser ke jalan yang lain karena jalan di de- pan Graha Saba disterilkan, maka kami sekeluarga minta maaf,” katanya.

Selain mengecek kesiapan gedung, presiden juga melaku- kan geladi resik prosesi akad nikah. “Bismillahirrohmanir- rohim. Saya nikahkan dan jodohkan anak kandung pe- rempuan saya Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution bin Erwin Nas- ution almarhum dengan mas- kawin seperangkat alat salat dan emas seberat 80 gram secara tunai,” terang presiden.

Apa alasan memilih mas- kawin emas 80 gram? Jokowi meminta media menanyakan langsung ke Kahiyang dan Bobby. Sekretaris Kabinet Pramono Anung menuturkan, presiden punya hak menikahkan anaknya di Istana Negara. Tapi, Jokowi lebih memilih menggelar di kampung ha- laman dengan gedung dan fasilitas milik sendiri. Perni- kahan Kahiyang-Bobby yang dihelat di Kota Solo merupa- kan keinginan presiden. (irw/ ves/wa) 


Kategori : Nasional

Komentar