Garuda Indonesia
 

MANOKWARI-Usai menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Papua Barat, Rabu (11/10), Mantan Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Barat, YR langsung meminta penangguhan penahanan.

Namun, majelis hakim yang dipimpin Sony A.B.L, SH langsung menolak permohonan terdakwa. Alasannya, pengajuan penangguhan penahanan yang diajukan Tim Kuasa hukum tidak sesuai prosedur.

Menurut majelis hakim, dalam masa persidangan, penangguhan penahanan dengan alasan sakit bisa dilakukan ketika ada rekomendasi dari petugas medis Rutan atau yang ditunjuk. Kemudian, dibuatkanlah pengajuan penangguhan kepada majelis hakim,"tutur Sony.

Jaksa Penuntut Umum, Ramli SH Dalam dakwaan, mendakwa Yan Renwarin dengan  UU Tipikor nomor 31/1999 pasal 2 primer. Dimana setiap orang yang  melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, orang lain atau koorporasi  yang merugikan negara, dipidana minimal 4 tahun maksimal 20 tahun.

Terdakwa juga didakwa dengan pasal 3 subsider  dimana setiap orang yang melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, orang lain dan koorporasi dengan menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada pada jabatannya yang dapat merugikan keuangan negara diancam dengan pidana penjara minimal 1 tahun maksimal 20 tahun.

Selain itu juga didakwa dengan Pasal 5 UU Tindak Pidana Pencucuian uang yang mengatur setiap orang yang menerima, atau menguasai penempatan, pentransferan, pembayaran, hibah, penitipan, atau menggunakan harta kekayaan yang diketahuinya, atau patut diduga merupakan hasil tindak pidana sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 2 ayat (1), di pidana paling lama 5 tahun dan denda 1 miliar.

Pantauan Radar Sorong, terdakwa YR menjalani sidang dengan mengenakan rompi warna orange bertuliskan tahanan Kejaksaan. Usai menjalani sidang langsung kembali ke dalam ruang penitipan tahanan di Pengadilan. Beberapa saat kemudian di bawa menggunakan mobil tahanan Kejari Manokwari menuju Lapas kelas IIB Manokwari. Sidang akan dilanjutkan, Senin (16/10) dengan agenda Eksepsi.(sr)


Kategori : Manokwari

Komentar