Garuda Indonesia
 

MANOKWARI-Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat (DPR PB) akan melakukan monitoring intensif terhadap semua proyek pembangunan infrastruktur yang dianggarkan dalam APBD Tahun 2017.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi C DPRPB, Imanuel Yenu, Rabu (11/10). Pasalnya waktu yang tersedia sudah sempit untuk melakukan pekerjaan infrastruktur yang volume pekerjaannya besar. "Saya sendiri pesimis pekerjaan akan selesai Desember,"tuturnya.

Untuk itu, Komisi C sudah menyarankan kepada Sekda Papua Barat agar pekerjaan yang tidak bisa diselesaikan lebih baik diputuskan kontraknya. Tetapi dengan catatan Tahun anggaran 2018 kembali diluncurkan. 

Pemutusan kontrak lanjut Yenu, hanya semata-mata untuk menghasikan pekerjaan yang maksimal. "Kalau dipaksanakan, pekerjaan tidak akan maksimal. Apalagi saat ini curah hujan cukup tinggi,"tuturnya.

Komisi C tambah Yenu, bila menemukan pekerjaan yang diperkirakan tidak akan selesai akan direkomendasikan kepada SKPD terkait untuk diputuskan kontraknya. Hal ini juga dalam rangka pengamanan keuangan daerah.(sr)


Kategori : Manokwari

Komentar