Garuda Indonesia
 

FAKFAK- Guna melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana kampung di Kabupaten Fakfak yang mencapai miliaran rupiah maka Inpektorat Kabupaten Fakfak telah melakukan pemeriksaan terhadap kepala kampung.

Dari 140 kampung yang ada di Kabupaten Fakfak, Inpektorat telah melakukan pemeriksaan reguler pada triwulan pertama dan triwulan kedua terhadap 110 kampung.

Sedangkan untuk 30 kampung yang belum dilakukan pemeriksaan, Inspektorat Kabupaten Fakfak akan melakukan pemeriksaan pada triwulan ke tiga yang diagendakan pada bulan Oktober ini.

Plt. Kepala Inspektoarat Kabupaten Fakfak, Drs. Ec. Solaiman Uswanas, M.Si, kepada Radar Sorong, mengatakan, pemeriksaan reguler terhadap penggunaan alokasi dana kampung untuk 140 kampung dengan total dana sebesar kurang lebih Rp 130 miliar.

Pemeriksaan dana kampung tahun 2016 sebesar Rp 130 miliar tersebut untuk 140 kampung dan dari 140 kampung tersebut Inspektorat telah melakukan pemeriksaan di triwulan pertama dan triwulan kedua untuk 110 kampung sedangkan 30 kampung lainnya dilakukan pemeriksaan pada triwulan ketiga pada bulan Oktober.   

Menurut Drs. Ec. Solaiman Uswanas, M.Si, pemeriksaan dana kampung yang dilakukan Inspektorat terkait dengan pengelolaan dan pertanggungjawaban dana kampung.Dari pemeriksaan ada berbagai persoalan yang ditemukan. Misalnya dalam pembelian semen maupun bahan lokal lainnya, dalam pembelian di lengkapi dengan kwitansi namun dalam distribusi ke warga kampung tidak disertai dengan nota penerima barang.

    Karena itu kedepan Inpektorat Fakfak dengan motonya “menjadi teman kepala kampung dalam hal pengelolaan dan pertanggung jawaban dana kampung”, sehingga dengan begitu dalam pengelolaan dana kampung, kepala kampung dapat berani untuk berkonsultasi dengan Inspektorat dalam pengelolaan dana kampung tersebut.(ric)


Kategori : Lintas Papua

Komentar