Garuda Indonesia
 

MANOKWARI-Nasib baik masih melindungi tiga pemacing asal Kampung Yenkawir Kepulauan Ayau Kabupaten Raja Ampat ini. Turun memancing ikan pada 1 September lalu dan dinyatakan hilang  hampir sebulan, akhirnya mereka ditemukan dalam kondisi selamat. Ketiga warga tersebut, Kasuruan Mirino (40), Bertus (27) dan Yohanis (30) yang hilang sejak 1 September lalu, ditemukan di wila­yah Filipina. Ketiganya ditemukan oleh nelayan setempat.

Data yang diperoleh Radar Sorong dari Bidang Humas Polda Papua Barat, Rabu (27/9), ketiga warga Raja Ampat ini sempat diamankan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Davao City. Mereka ditemukan nelayan Filipina yang menggunakan kapal F/B ST.Michael-88 di laut perbatasan antara Filipina dan Indonesia.

Sumber menginformasikan bahwa ketiga warga tersebut akan dipulangkan ke Indonesia melalui Manado dan dilanjutkan ke Kota Sorong. Ketika ditemukan, ketiga nelayan Raja Ampat ini diperlakukan dengan baik oleh  nelayan Filipina, bahkan mendapat perawatan medis dari dokter pemerintah Filipina.

Diketahui, 3 warga ini turun memancing pada  1 September, namun hingga 5 September, ketiganya  tak kunjung pulang. Hal tersebut membuat keluarga khawatir dan melaporkannya kepada pihak Basarnas Sorong pada 5 September 2017.

SAR Sorong melakukan  pencarian di perairan Pulau Ayau dan perairan Pulau Mof, bagian utara perairan Kabupaten Raja Ampat. Namun sampai hari ke-10, Minggu  (10/9), operasi SAR belum membuahkan hasil, korban belum ditemukan.

Berdasarkan pertimbangan dan estimasi perhitungan SAR, maka operasi SAR pencarian pemancing hilang di perairan Pulau Ayau ini dihentikan.  Operasi SAR untuk di sekitar Pulau Ayau maupun perairan Pulau Mof  dinilai sudah tidak efektif. Namun akhirnya kuasa Tuhan masih melindungi ketiga nelayan Raja Ampat ini, mereka ditemukan dalam kondisi selamat, setelah nasibnya terkatung-katung hampir sebulan lamanya di laut. (lm)


Kategori : Berita Utama

Komentar