Garuda Indonesia
 

SORONG-Tiga pemuda berinisial Br, Fr, dan Es, diringkus aparat Satnarkoba Polres Sorong Kota karena memiliki 2,6 kilogram (Kg) narkotika jenis ganja kering. Ketiga pemuda ter­sebut diduga sebagai pengedar sekaligus pemakai karena saat diamankan, barang bukti ganja sudah dikemas dalam plastik dengan ukuran kecil, sedang dan besar.

Kapolres Sorong Kota, AKBP Mario Christy Pancasakti Siregar,S.IK,MH dalam press releasenya di Mapolres Sorong Kota, Rabu (27/9) mengatakan, tertangkapnya ketiga pelaku penyalagunaan narkotika jenis ganja ini berawal dari informasi yang diterima Satnarkoba Polres Sorong Kota dari sumber terpercaya bahwa ada dua orang, Br dan Fr yang berprofesi sebagai pengedar ganja.

Informasi tersebut ditindaklanjuti, hingga akhirnya pada Selasa (26/9) pukul 23.00 WIT, jajaran Satnarkoba melakukan pengejaran dan berhasil menangkap tersangka Br dan Fr di rumahnya yang terletak di Jln Frans Kaisepo Km 8 Kota Sorong. Dari Br, diamankan ganja seberat 380 gram yang dikemas dalam 12 bungkus plastik besar dan 13 bungkus plastic sedang serta 4 bungkus kecil “Sementara dari Fr diperoleh barang bukti berupa 2 kilogram lebih ganja kering yang dikemas dalam 99 bungkusan plastik besar,” jelasnya.

Kapolres menerangkan, dari pengakuan para pelaku, Fr bertugas menerima barang dari pelabuhan untuk kemudian didistribusikan kepada Br, dan dari Br kemudian dijual kembali kepada pemakai-pemakai yang ada di Kota Sorong.

Berdasarkan pengakuan dari Fr dan Br, keduanya mendapatkan ganja dari luar Papua Barat. “Fr dan Br ini memiliki keterkaitan sehingga kita jadikan satu Laporan Polisi (LP),” kata Mario Siregar sembari mengatakan bahwa keduanya mengaku baru saja melakoni profesi pengedar ganja. Kedua tersangka dijerat pasal 114 subsider 111 UU 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.

Keesokan harinya, tepatnya pada Rabu (27/9) dinihari pukul 01.00 WIT, jajaran Satnarkoba Polres Sorong Kota kembali mendapatkan informasi bahwa ada satu pengedar lagi yaitu Es yang masih berkeliaran di Kota Sorong. Dari informasi tersebut, Satnarkoba kembali melakukan pengejaran dan menangkap Es di kediamannya yang berlokasi di Jalan Arjuna Km 12 Kota Sorong. 

Saat penggeledahan, ditemukan ganja seberat 38 gram dari mobil milik tersangka Es. “Meskipun LP-nya berbeda, pasal yang kita kenalan kepada Es sama seperti yang dikenakan kepada Fr dan Br,” jelas Mario.

Kapolres menambahkan, selain mengamankan barang bukti 2 kilogram lebih ganja kering dari para tersangka, pihaknya juga mengamankan uang tunai sebesar Rp 7 juta hasil penjualan ganja, dua unit handphone, dan satu unit mobil Avanza. Kapolres menegaskan, dengan tertangkapnya ketiga pelaku pihaknya akan berusaha mengejar pemasok utama untuk kemudian melakukan pelengkapan berkas dan uji laboratorium forensik. (raf)    


Kategori : Berita Utama

Komentar