Garuda Indonesia
 

JAKARTA-Ulah nakal General Manajer PT Jasa Marga (Persero) Cabang Purbaleunyi Setia Budi menyeret atasannya. Kemarin (27/9), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga Desi Arryani terkait perilaku koruptif anak buahnya yang menyuap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tersebut.

Desi diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut. Perempuan berjilbab itu dimintai keterangan soal motor gede (moge) Harley Davidson Sportster 883 senilai Rp 115 juta yang diberikan Setia Budi untuk auditor madya BPK Sigit Yugoharto. “Saya sudah melakukan preskon minggu lalu,” ujarnya usai diperiksa penyidik KPK.

Desi mengakui anak buahnya bersalah lantaran diduga memberikan hadiah kepada auditor BPK untuk menyembunyikan hasil pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) institusinya. Pihaknya pun mendukung KPK untuk mengusut tuntas perkara itu. “Kami mendukung KPK,” katanya.

Terkait proses internal, Jasa Marga sudah memberikan sanksi untuk Setia Budi. Sanksi yang diterapkan perusahaan pelat merah itu berupa pemberhentian sementara. Desi pun menyebut bila pihaknya akan menindaklanjuti proses tersebut. “Kami akan lebih detail lagi (mengawasi kinerja jajaran pegawai Jasa Marga, Red),” imbuhnya. 

Desi menambahkan, secara kelembagaan, pihaknya akan mendukung penuh KPK dalam menangani dugaan korupsi di Jasa Marga. BUMN yang bergerak di bidang jasa asuransi itu juga bakal memperketat pengawasan internal agar kedepan tidak ada lagi pegawai nakal. “Kami akan teliti lagi masalah internal Jasa Marga,” paparnya.

Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif mengungkapkan pihaknya bakal segera memproses GM Jasa Marga yang saat ini belum ditahan tersebut. Menurut dia, karena banyaknya kasus yang ditangani KPK sekarang, penahanan urung dilakukan. “Banyak sekali kasus-kasus yang sedang jalan bersamaan,” ungkap dia. (tyo) 


Kategori : Nasional

Komentar