Garuda Indonesia
 

TUNGGAL Tunggal putra pelatnas Indonesia kini berharap pada sosok pebulu tangkis muda. Satu gelar dari Korea Open Superseries 2017 belum cukup untuk membuktikan bahwa mereka bisa konsisten di papan atas tunggal putra dunia.
 
Saat ini, Jonatan Christie menempati peringkat 14 dunia. Sedangkan Anthony Sinisuka Ginting di posisi 18. Sejak awal, pelatih tunggal putra pelatnas Hendry Saputra sudah menetapkan tiga pemainnya untuk maju bersama. Selain Jojo dan Ginting sebenarnya masih ada Ihsan Maulana Mustofa yang bisa dimaksimalkan.
 
Sayangnya, Ihsan tengah menjalani pemulihan pasca cedera yang dia alami di Vietnam Grand Prix 2017 lalu. Khusus buat Ginting dan Jojo, Hendry mengharapkan mereka bisa menembus klasifikasi menuju Super Series Master Finals di Dubai akhir tahun ini.
 
Syaratnya, kedua pebulu tangkis harus tampil konsisten di sisa turnamen Super Series 2017 ini. Termasuk tur Eropa, Denmark open, dan France Open. "Kemarin di Jepang mereka kandas di babak pertama. Nanti di Eropa kalau mereka bisa konsisten minimal semifinal ada kans untuk main di Dubai," ujar Hendry.
 
Menurutnya, dengan performa yang ada saat ini, Jojo dan Ginting punya kesempatan yang cukup besar kembali berprestasi. Apalagi, pergeseran peringkat dunia terus berlangsung. Tunggal putra top dunia macam Lin Dan dan Lee Chong Wei kini juga sudah tidak lagi muda.
 
Sejumlah treatment khusus dijalankan Hendry untuk membuat para pemainnya terpacu. Salah satunya yakni dengan membuat komitmen untuk fokus mengejar ambisi bersama. "Cara lainnya yang juara harus traktir teman yang lain. Seperti Ginting di Korea Open lalu," sambungnya. 
 
Sementara itu, Susy Susanti, Kabidbinpres PP PBSI, menilai bahwa perjuangan pebulu tangkis tunggal putra Indonesia memang sudah memperlihatkan hasilnya. Hanya, Susy tetap mengingatkan supaya para pemain tetap menjaga konsistensi permainan mereka. "Mereka sudah memperlihatkan hasil di Korea, kami berharap mereka melanjutkan prestasi itu," sebutnya.(nap/tom)

Kategori : Sport

Komentar