INDIHOME
 

CLEVELAND-Cleveland Cavaliers kembali menambah amunis jelang seri reguler memulai tip off pada 17 Oktober. Menurut sumber ESPN, anggota NBA All-Star 12 kali, Dwyane Wade kemarin dini hari baru menyepakati kontrak veteran minimum selama semusim dengan nilai USD 2,3 juta (Rp 30 Miliar) bersama tim tersebut. Keputusan ini membuat Wade kembali bergabung dengan rekan lamanya di Miami Heat, LeBron James.
 
Merapatnya shooting guard 35 tahun tersebut ke tim asuhan Tyronn Lue membuat harapan Heat, Oklahoma City Thunder, dan San Antonio Spurs mendapatkan tanda tangannya pupus. Merapatnya Wade ke Cavaliers baru deal pasca dia sepakat melakukan kontrak buyout dengan tim lamanya Chicago Bulls pada Minggu. 
 
Dalam kesepakatan itu, Wade harus mengembalikan uang USD 8 juta (Rp 107 Miliar) dari total gaji USD 23,8 juta (Rp 320 Miliar) yang dia terima pada musim 2017-2018. “Saya merasa keputusan ini paling tepat. Saya datang kepada tim yang membutuhkan apa yang bisa saya tawarkan kepada mereka,” ucap wade dilansir Associated Press.
 
Sinyal merapatnya Wade ke Cavaliers sudah muncul sejak Minggu. Dalam konfrensi pers pembukaan training camp Cavaliers, LeBron terang-terangan mengucapkan butuh seorang Wade di skuad timnya untuk mengarungi musim depan. 
 
Hilangnya Kyrie Irving dan masih cederanya point guard anyar Isaiah Thomas membuat LeBron was-was timnya gagal kompetitif di awal musim. “Saya ingin Wade menjadi bagian tim ini,” ucap LeBron dilansir Bleacherreport.
 
Pertemanan Wade dengan LeBron memang sangat erat. Keduanya sama-sama masuk NBA pada 2003. Persahabatan keduanya makin kental saat sama-sama berkostum Miami Heat selama empat musim pada 2010 sampai 2014. Saat itu mereka berhasil memberikan dua cincin juara untuk Heat.
 
Kehadiran Wade di skuad Cavaliers membuat Lue makin memiliki banyak pilihan dalam rotasi tim. Lue sudah punya punya amunisi utama macam LeBron dan Kevin Love. Namun, kehadiran Wade bakal menjadi back up handal untuk barisan scorer Cavaliers lain macam Kyle Korver, Jae Crowder, maupun J.R Smith.
 
Meski sudah 35 tahun, musim lalu di Bulls Wade masih cukup produktif. Raihannya 18,3 point per game dalam 60 pertandingan. MVP Final NBA 2006 itu juga bisa menjadi pelapis di posisi point guard. 
 
Sebelum Wade datang, selama Thomas masih menepi lantaran cedera, Derrick Rose yang juga mantan pemain Bulls digadang-gadang mengisi posisi itu. “Kapanpun anda mendapat potongan baru dalam tim, itu akan menjadi sebuah tantangan. Kami siap untuk tantanga ini,” ucap Lue.
 
Tristan Thompson center utama Cavaliers menyambut gembira kedatangan Wade di timnya. Dia merasa selama ini Wade adalah senior yang baik untuk para pemain muda NBA. “Kami belum pernah mendengar sesuatu yang buruk tentang dia. Dia kan membuat mental juara kami meningkat,” ucap pemain 26 tahun tersebut. (irr)

Kategori : Bola

Komentar