Garuda Indonesia
 

AIMAS-Permasalahan di Fakultas Kedokteran (FK) Unipa Kabupaten Sorong, terus bertambah. Selain nasib mahasiswa yang terlunta-lunta karena tidak adanya kepastian untuk meneruskan perkuliahan, kini puluhan karyawan FK Unipa Kabupaten Sorong yang harus gigit jari karena gaji mereka selama 3 bulan belum dibayarkan.

Perwakilan karyawan FK Unipa Kabsor, Sukron Wainsaf kepada Radar Sorong di halaman FK Unipa Kabsor, Rabu (27/9) mengatakan, gaji mereka selama 3 bulan sejak Juli hingga September belum juga terbayarkan. Karena itu, ia dan puluhan rekan karyawan lainnya melakukan pemalangan di depan pintu masuk ke FK Unipa Kabsor.

Sebelum melakukan aksi pemalangan lanjut Wainsaf, karyawan FK Unipa sudah lebih dulu bertemu dengan pejabat Unipa saat gaji mereka belum terbayarkan selama 2 bulan. Namun, saat ditanyakan terkait gaji yang belum dibayarkan, pejabat Unipa mengaku tidak mengetahui hal tersebut dan meminta para karyawan untuk bersabar. “Kita disuruh sabar sampai sekarang sudah 3 bulan masih belum ada kejelasan juga,” ketusnya.

Lelah bersabar, sebagian karyawan ada yang mengundurkan diri. Masalah ini juga diperparah dengan tidak adanya penandatanganan kontrak antara karyawan dengan pihak Unipa. “Kita tidak ada tanda tangan kontrak hanya kerja saja,” terangnya. Selain melakukan aksi pemalangan, para karyawan juga rutin menyurat kepada pihak FK Unipa namun masih belum memperoleh jawaban yang pasti.

Pihaknya bersikeras tetap melakukan pemalangan hingga pihak FK Unipa yang datang menemui mereka guna menyelesaikan permasalahan gaji yang belum dibayarkan tersebut. “Kita tidak akan buka pemalangan ini sampai pihak Unipa datang ke kami dan berikan hak kami,” tegasnya. Para karyawan mengaku tidak takut disanksi terkait aksi pemalangan ini. Mereka hanya menuntut pembayaran hak atas kerja mereka. “Kita tidak perduli kalau mau dipecat, kita cuma butuh gaji kita dibayarkan,” tukasnya.

Atas pemalangan yang dilakukan sejak Selasa (26/9), tidak hanya Fakultas Kedokteran Unipa Kabsor yang terbengkalai, Fakultas Teknik yang berada tepat disamping FK Unipa, juga harus merasakan akibatnya karena dosen dan mahasiswa dilarang melakukan aktifitas belajar mengajar. Selama dua hari berturut-turut koran ini mencoba untuk menghubungi pihak FK Unipa, namun tidak mendapatkan jawaban apapun. (nam)


Kategori : Sorong Raya

Komentar