Garuda Indonesia
 

SORONG- Stasiun Karantina Pertanian (SKP) Kelas I Sorong melakukan pemusnahan terhadap sepasang ayam jantan dan betina jenis Filipina yang didatangkan dari Bau-bau Sulawesi Tenggara, di Kantor Karantina Pertanian Sorong, Rabu (27/9).

  Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Sorong, drh. I Wayan Kartanegara melalui drh. Nisa kepada Radar Sorong usai pemusnahan mengatakan, dua ekor ayam jantan dan betina jenis Filipina tersebut ditahan pada tanggal 24 September 2017 di Pelabuhan Sorong yang dibawa oleh salah satu warga dari Bau-bau Sulawesi Tenggara dengan menggunakan KM Ciremai..

  Namun karena ayam tersebut tanpa dokumen dari daerah asal dengan tujuan Kota Sorong, maka ayam tersebut ditahan oleh petugas Karantina dan kemudian dimusnahkan.

  Padahal untuk persyaratan media pembawa komunitas hewan yang masuk ke Papua Barat akan diperbolehkan jika memiliki dokumen karantina dari daerah asal, dan sudah dilakukan pengujian laboratorium dengan metode PCR, karena dengan pemeriksaan tersebut dapat diketahui ayam yang dibawah mengindap penyakit atau dalam keadaan sehat.

  Selaian dilengkapi dengan dokumen Karantina juga harus melalui tempat-tempat pemasukan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah yakni bandara dan pelabuhan. Juga harus melaporkan pemasukan hewan kepada petugas Karantina daerah pemasukan.

  Pemusnahan sepasang ayam jantan dan betina tersebut, awalnya disuntik lebih dulu kemudian disembelih dan selanjutnya dimusnahkan dengan cara dibakar hangus di tempat pemusnahan Karantina.(dar)


Kategori : Metro

Komentar