Garuda Indonesia
 

JAYAPURA-Polisi terus melakukan pengembangan penyelidikan terhadap tiga dari empat pelaku perampokan bersenjata pai  yang tertangkap saat melakukan aksinya di  Kantor Pegadaian Waena, Kamis (10/8). Dari hasil pemeriksaan, pelaku diduga pernah melakukan aksinya di luar Papua. Bahkan salah satunya pernah dilumpuhkan saat merampok di Jakarta.

  “Dugaan kami sementara, 4 pelaku yang belum genap sebulan berada di Kota Jayapura menjadi pemain juga di luar Papua,” ungkap Kapolres Jayapura Kota, AKBP. Marison Tober  Sirait.

Untuk mengetahui sejauh mana catatan kriminal dari para pelaku ini, maka pihaknya akan mendalami hal itu dengan cara melakukan koordinasi dengan Polda Metro atau Polres-polres yang ada di Polda Metro Jaya, terkait dengan rekam jejak keempat pelaku perampokan di Pegadaian Waena tersebut.

  “Yang jelas 3 dari 4 pelaku yang berhasil kami amankan, salah satu dari mereka pernah dilumpuhkan di Jakarta dengan aksi melakukan perampokan,” terangnya.

Menurut Kapolres,  sasaran utama dari 4 pelaku pencurian bersenjata tersebut adalah pegadaian. Hal ini dikarenakan Pegadaian paling rentan untuk dirampok. Selain pengamanan yang tidak maksimal, aksesnya juga banyak.

  “Aksi yang mereka lakukan merupakan aksi yang direncanakan, sebelum ke Tempat Kejadian Perkara (TKP)  empat pelaku sudah memantau kondisi di sekitar. Hal ini terlihat dari cara-cara mere­ka merampok saat itu, ada yang berada di luar ada yang berjaga-jaga  dan ada yang menjalankan aksinya,” terangnya.

  Untuk menangani kasus perampokan tersebut, Polres Jayapura Kota akan membentuk tim khusus dan segera mengeluarkan DPO pada Boy salah satu perampok yang berhasil meloloskan diri saat kejadian tersebut.

  “Senjata yang digunakan saat merampok kemungkinan pelaku membawanya dari luar Papua, dengan melalui jalur laut, namun kami masih mendalami kasus ini karena bisa saja ke empat pelaku ini sudah teridentifikasi di tempat lain, namun belum tertangkap,” bebernya.

Terkait dengan senjata yang mereka gunakan saat melakukan aksi mereka, kini sudah diserahkan di Polres Jayapura Kota untuk penyelidikan lebih lanjut. (fia/tri)

 


Kategori : Lintas Papua

Komentar