Garuda Indonesia
 

SORONG- Kejaksaan Negeri (Kejari) Sorong kembali merima dua berkas perkara narkoba jenis sabu dari Sat Reskrim Polres Sorong Kota dan Polda Papua Barat, Jumat (11/8) untuk disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Sorong.

  Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Sorong, Edi Sulistiyo, SH kepada wartawan di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya baru saja menerima dua kasus sabu dari Polda Papua Barat dan Sat Reskrim Polres Sorong Kota.

  Berkas perkara yang diserahkan dari Polda Papua Barat dengan tersangka, Al alias AF yang ditangkap oleh anggota Polda pada hari Kamis (15/6) di Distrik Fef Kabupaten Tambrauw di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Manokwari. Saat itu, tersangka dari Fef hendak ke Manokwari dan sampai di perbatasan diperiksa oleh petugas dan ditemukan barang bukti berupa sabu seberat, 0,33 gram.

  Karena ditangkap dalam wilayah masih merupakan wilayah hukum Kejari Sorong, maka berkasnya dirahkan ke Kejari Sorong untuk selanjutnya disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Sorong.

  Untuk berkas yang diserahkan oleh Sat Reskrim Polres Sorong Kota dengan tersangka Rd alias Ot, yang ditangkap pada hari Senin (19/6) di Jln. Sriti I HBM, dimana saat itu tersangka ditangkap karena memiliki narkotika jenis sabu seberat 1,08 gram.

  Sesuai dengan kasus kedua tersangka itu, maka penyidik menetapkan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 111 ayat (1) Jo Pasal 127 ayat (1) Undang – Undang RI No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 Tahun dengan denda minimal Rp. 800 juta.(dar)


Kategori : Metro

Komentar