Garuda Indonesia
 

MANOKWARI-Minimnya serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Papua Barat tahun 2017 merugikan masyarakat. Hal ini disampaikan Ketua Komisi B DPR Papua Barat, Jhon Dimara kepada Koran ini, Jumat (11/8).

Jhon mengatakan hingga saat ini serapan anggaran baru mencapai 30 persen lebih. Padahal sudah memasuki caturwulan ketiga. "Kalau serapan rendah berarti program belum jalan. Ya yang rugi rakyat,"tuturnya.

Untuk itu politisi Partai Hati Nurani Rakyat ini berharap semua organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat pelaksanaan program. Untuk itu, LPSE harus mempercepat proses lelang supaya program dapat berjalan dan masyarakat dapat merasakan pembangunan.

Ditambahkan, banyak program untuk masyarakat yang dianggarkan dalam APBD tahun 2017 ini. Mulai dari kesehatan, pendidikan, perumahan dan kebutuhan mendasar lainnya. Tetapi bila tidak direalisasikan masyarakat tidak akan menikmatinya.

Saat ini lanjut Jhon, masyarakat merindukan pembangunan. Untuk itu, sebelum ada protes yang berlebihan maka segera realisasikan.(sr)


Kategori : Manokwari

Komentar