Garuda Indonesia
 

KAIMANA-Kemelut yang terjadi di tubuh KNPI Kaimana diminta untuk dihentikan.Disarankan untuk semua pihak mematuhi aturan. Kemelut di tubuh organisasi kepemudaan tersebut bukan hanya terjadi di Kabupaten Kaimana, tetapi juga terjadi di sejumlah daerah seluruh Indonesia, hingga ke pusat.

Pernyataan itu disampaikan Anggota DPRD Kaimana, Rusli Ufnia, ketika dikonfirmasi melalui saluran telepon selulernya, baru-baru ini.

Dia mengatakan, jika organisasi kepemudaan terbesar di daerah ini sudah menjadi dua kubu, maka hal itu akan berdampak pada keberlanjutan pembinaan pemuda di Kabupaten Kaimana.

     “Kalau sudah terjadi dualisme, maka ini yang sangat ditakutkan. Pemuda ini bukan hanya di Kota saja, tetapi hingga ke kampung-kampung. Kasihan, kalau di tubuh kepengurusan sudah terjadi dualisme maka program dan kegiatan pasti tidak akan berjalan mulus, apalagi berkaitan dengan dana pembinaan, pasti juga akan terhambat,” tegasnya.

Rusli memberikan saran agar semua pemuda yang ada di Kaimana duduk bersama. Untuk membicarakan hal ini, agar hanya ada satu KNPI saja di Kaimana. “Mari duduk bicara secara arif dan bijaksana. Berselisih pendapat itu wajar, namun jangan berselisih tujuan, karena semuanya bermuara pada bagaimana mengembangkan pemuda di daerah ini (kaimana),” katanya.

Dia mengingatkan kepada seluruh pemuda di Kabupaten Kaimana, terlebih pengurus di dua kubu, agar rujuk dan kembali memikirkan KNPI. Mana yang mesti dikembangkan, apalagi menjelang pelaksanaan Pesparawi XII yang sebentar lagi akan dilaksanakan di Kabupaten Kaimana.

“Hentikan sudah pertikaian ini dan lebih baik memikirkan pengembangan kepemudaan di daerah ini. Biarlah ada dualisme itu di daerah lain, jangan di Kaimana. Mari bergandengan tangan untuk sukseskan kegiatan Pesparawi XII di Kaimana, sehingga KNPI punya peran dalam menyukseskan pesta akbar di Kaimana,” tegasnya.(nic)


Kategori : Kaimana

Komentar