Garuda Indonesia
 

SKOPJE – Casemiro tidak masuk dalam hitungan aktor utama dalam skuad Real Madrid. Persaingan buat menjadi bintang di Los Merengues dimana bercokol Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, dan Sergio Ramos sama susahnya mengharapkan Raisa berpacaran dengan Cak Lontong. 
 
Namun sepak bola selalu punya jalan membuat para figuran itu menjadi tokoh utama. Kemarin (9/8) di Philip II Arena di ajang Piala UEFA Super 2017, Casemiro jadi aktor penting dalam kemenangan Real Madrid atas Manchester United dengan skor 2-1. 
 
Pemilik nama asli Carlos Henrique Jose Francisco Venancio Casimiro tersebut membuka gol Real pada menit ke-24, kemudian disusul Isco (52'). United lantas memperpendek margin kekalahan melalui Romelu Lukaku (62'). 
 
Gol oleh Casemiro kemarin seperti deja vu apa yang dilakukannya tiga bulan silam. Pada final Liga Champions di Cardiff Juni lalu, saat Real memukul Juventus 4-1 di final, pemain yang mengawali karir di Sao Poalo itu menyumbang gol kedua Real. 
 
Dalam situs resmi Real kemarin Casemiro mengatakan tak menyangka kalau dirinya akan menjadi pencetak gol buat Real. Kalaupun Casemiro membuat gol di laga pamungkas Real musim lalu serta gol di laga pembuka Real musim ini merupakan satu kebetulan. 
 
“Kami berada dalam jalur yang benar, saya berharap tim ini bisa memenangi semua kompetisi yang kami ikuti. Menang dari United ini menjadi penting karena kami menaklukkan tim yang kuat yang dilatih sosok yang berkharisma,” ucap pemain chubby itu dalam situs Real.
 
Pemain 25 tahun tersebut menolak disebut kemenangan kemarin adalah berkat dirinya. Casemiro menilai keberhasilan kemarin menjadi milik tim karena semuanya sudah bekerja keras untuk kemenangan beruntun di ajang Piala UEFA Super (2016 dan 2017). Sebagai catatan hanya Ajax (1972 dan 1973) serta AC Milan (1989 dan 1990) selain Real yang bisa menggondol trofi bergengsi ini. 
 
Kalau ada yang bertanya sevital apakah peran Casemiro ? Ditengok dari catatan statistik musim lalu dimana Casemiro absen, Real gagal menang enam kali. Termasuk dalam tiga pekan beruntun, Real imbang lawan Villarreal (21/9), Las Palmas (24/9) dan Eibar (2/10). 
 
Dalam skema permainan entrenador Real Zinedine Zidane yang mengusung 4-3-3, Casemiro bersama Toni Kroos dan Luka Modric adalah triumvirat. Tiga kesatuan yang masing-masing berperan penting. 
 
Casemiro yang punya kemampuan mengumpan bagus juga punya tugas untuk melindungi pertahanan tim. Casemiro bukan tipe pemain layaknya Claude Makalele yang cuma memotong serangan, namun juga bisa membikin gol. Musim lalu diantara 42 laga, Casemiro membuat enam gol dan empat assist. 
 
Sedangkan entrenador Real Zidane kemarin kepada Marca mengatakan kemenangan kemarin akan mengangkat konfidensi tim, menuju el clasico di Supercopa Espana Minggu (13/8) mendatang di Camp Nou. 
 
“Kami punya banyak pemain bertalenta yang bekerja dengan keras dan haus akan kemenangan dan meraih banyak gelr. Pertandingan ini nyaris sempurna namun kami kesulitan di babak kedua namun itu normal,” kata pelatih 44 tahun itu. (dra)
 
Hasil Piala Super Eropa (9/8) 
Real Madrid vs Manchester United 2-1
(Casemiro 24', Isco 52'/Lukaku 62') 
 
 
Kolektor Piala Super Eropa
 
5 - Barcelona, AC Milan
 
4 - Real Madrid
 
3 - Liverpool
 
2 - Ajax, Anderlecht, Valencia, Juventus, dan Atletico Madrid 
 
1 - Sevilla, FC Porto, Bayern Muenchen, Manchester United, Chelsea, Dynamo Kiev, Nottingham Forest, Aston Villa, Aberdeen, Steaua Bucharest, Mechelen, Parma, Lazio, Galatasaray, Zenit Saint Petersburg

Kategori : Bola

Komentar