Garuda Indonesia
 

JAKARTA – Bagi seorang ibu, hal yang paling diinginkan adalah memberikan air susu ibu (ASI) secara eksklusif kepada buah hati. Hal itu dirasakan pula oleh Cynthia Lamusu saat ia berkomitmen meberikan ASI eksklusif kepada anak kembarnya, Tatjana dan Bima.

 Sejak kelahiran anak kembarnya, Cynthia berusaha keras untuk memberikan asupan ASI sebagai nutrisi utama. Beragam tantangan dilalui Cynthia demi memberikan ASI pada Bima dan Tatjana. Ia pun tak ragu menyebut diri sebagai pejuang ASI, terutama saat memperingati Pekan ASI Sedunia yang berlangsung 1-7 Agustus.

Karena Bima dan Tatjana lahir dengan kondisi prematur, perjuangannya memenuhi ASI kepada si kembar tak main-main. “Bahkan ASI saya sempat  tak lancar sehingga volumenya kurang,” tuturnya saat ditemui di Raffles Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan. Lantaran sudah berkomitmen, akhirnya personel B3 ini mencari donor. Tentunya setelah berdiskusi dengan dokter dan mencari pendonor yang terseleksi. Dan yang penting ibunya punya bayi yang laki-laki juga, “karena saya carinya untuk Bima," ucap dia. Pasalnya Bima lebih lama dirawat di incubator dibanding kakaknya. “Bima di incubator sampai 1 bulan 3 hari,” ujarnya.

Nah, ditanya perkembangan si kembar, Cynthia mengatakan, usia kedua anaknya sudah menginjak 8 bulan. “Mereka sudah mulai merangkak. Terutama Tatjana yang lebih aktif,” tuturnya. Selain itu, keduanya sering sekali berebut mainan. Bima yang lebih pasif pun kerap menjadi korban Tatjana. Karena sudah 8 bulan keduanya mulai mengoceh. “Tapi sayang kata-kata pertama mereka bukan mama, tapi papa,” ungkapnya. Padahal, Cynthia setiap hari berada di samping kedua buah hati. “Tapi enggak apa-apa. Yang penting mereka sehat,” ucapnya. Suaminya pun selalu meluangkan waktu untuk Bima dan Tatjana. Bahkan ia menjadi suami dan papa siaga.

Mendapat predikat papa dan suami siaga, Surya yang dalam kesempatan itu mendampingi Cynthia menerangkan, itu sudah semestinya. Surya mengatakan, peranan pasangan dalam hal ini suami sangat penting untuk produksi ASI. Paling penting adalah mood. “Jadi istri mesti selalu happy. Enggak boleh stress,” ungkapnya. Bahkan agar istrinya tidak stress suka mengeluarkan banyolan tak penting. Banyolan itu mendapat tanggapan datar dari istrinya. “Yang penting bini gua enggak stress,” ungkapnya. Hingga kini pun, Surya selalu siaga membantu istri menyusui, termasuk menemani saat anak-anaknya terbangun tengah malam. (fch)


Kategori : Hiburan

Komentar