Garuda Indonesia
 

JAYAPURA-Persipura Jayapura akhirnya berhasil bertahta di klasemen sementara Liga 1 2017, setelah dalam laga matchday ke-16 berhasil menang tipis atas tamunya PS TNI 2-1 di Stadion Mandala Jayapura, Minggu (23/7) sore kemarin.

Dua gol Persipura Jayapura diborong striker asingnya Addison Alves pada menit ke 44’ dan 79’. Sementara gol PS TNI dicetak Sansan Fauzi Husein pada menit ke-62’.

Tiga poin yang berhasil diamankan Boaz Solossa dan kawan-kawan di markasnya Stadion Mandala Jayapura membawa Persipura menggusur pemuncak klasemen sementara Bhayangkara FC yang sama-sama memiliki poin 30.  Persipura berhak menjadi pemuncak klasemen sementara karena unggul produktivitas gol atas Bhayangkara FC.

Pada matchday ke-16 kemarin, dua tim yang selama ini bersaing ketat dengan Persipura di papan atas yaitu PSM Makassar dan Madura United, gagal membawa pulang poin penuh dalam laga tandangnya.

Madura United hanya berhasil membawa pulang 1 poin usai menahan imbang tuan rumah Barito Putera 2-2, Sabtu (22/7). Sementara PSM Makassar harus menelan pil pahit usai dibantai Bali United 3-0.

Turun dengan misi mengamankan tiga poin, anak-anak Mutiara Hitam-julukan Persipura langsung tampil menekan. Pertandingan baru berjalan sekitar 5 menit, Persipura sudah membuka peluang melalui penyerangnya Ferinando Pahabol. Sayang epakan kaki kirinya masih melambung jauh di atas mistar gawang PS TNI yang dikawal Teguh Amiruddin.

Peluang emas kembali diperoleh Persipura melalui striker asingnya Addison Alves pada menit 17’. Sepakan keras pemain asal Brasil ini masih mampu diamankan kiper PS TNI.

Selepas Addison Alves, giliran tembakan Boaz Solossa mengancam gawang The Army-julukan PS TNI. Tembakan keras kapten Persipura ini belum mampu menembus gawang Tegus Amiruddin.

Menit ke-27, Persipura mendapat peluang melalui tendangan bebas. Nelson Alom yang menjadi eksekutor tendangan bebas tersebut juga belum mampu menaklukan teguh Amiruddin.

Hujan gerimis yang turun di sekitar Stadion Mandala tak membuang pemain Persipura kehilangan konsentrasi. Skuad asuhan Wanderley Da Silva terus menekan pertahanan PS TNI yang diarsiteki Ivan Kolev untuk memburu gol.

Kerja keras pemain Persipura akhirnya membuahkan hasil di menit 44’. Gol pertama Persipura ini bermula dari umpan terukur Nelson Alom yang disambut tendangan kaki kiri Addison Alves yang menghujam gawang PS TNI.

Gol Addison Alves ini bertahan hingga wasit Budi Narimo asal Sukoharjo meniup pluit tanda berakhirnya babak pertama.

Memasuki babak kedua, PS TNI berusaha mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya pada  menit ke-62, Sansan Fauzi Huseini berhasil mencetak gol melalui sundulan kepala yang gagal diamankan kiper Persipura Yoo Jae Hoon. Skor imbang 1-1.

Gol penyeimbang yang dicetak Sansan Fauzi ini membuat Boaz Solossa dan kawan-kawan tersentak. Tak mau kembali kehilangan poin di markasnya, Boaz Solossa dan kawan-kawan  terus menggempur pertahanan PS TNI.

Pada menit ke-70 Persipura mendapatkan tendangan bebas, setelah Addison dilanggar pemain belakang PS TNI di luar kotak 16. Boaz Solossa yang menjadi eksekutor belum berhasil membawa Persipura unggul. Sepakannya ,elambung tipis di atas mistar gawang Teguh Amiruddin.

Sembilan menit kemudian, Addison Alves kembali mengubah papan skor menjadi 2-1. Umpan tarik Boaz Solossa dari sisi kiri gawang PS TNI berhasil dikonversi Addison Alves menjadi gol dan membawa Persipura unggul 2-1.

Hingga akhir pertandingan, tidak ada lagi gol tercipta. Dengan kemenangan 2-1 ini, Persipura bergeser menggeser Bhayangkara FC dari puncak klasemen sementara Liga 1 2017.

Pelatih Persipura, Wanderley Da Silva tak kuasa menahan kegembiraannya ketika  timnya berhasil menang atas lawannya PS TNI. Pasalnya apa yang menjadi target tim untuk poin penuh dilaga ini dicapai dengan baik.

“Kita senang dengan hasil positif ini dan terima kasih kepada Tuhan. Kita punya tujuan memang harus amankan tiga poin dan itu dicapai dengan baik dipertandingan ini,”ungkap Wanderley.

Wanderley mengakui,  kemenangan yang dicapai oleh anak asuhnya memang tidak dengan mudah. Sebab, lawannya PS TNI menjalani pertandingan dengan baik sekali. Anak asuh Ivan Kolev menurut Wanderley bermain bagus sepanjang pertandingan dengan melakukan pressing dan counterattack yang cukup merepotkan pemain Persipura.

Dalam pertandingan kemarin, Wanderley mengakui anak asuhnya sempat kehilangan konsentrasi dan banyak melakukan kesalahan passing bola yang kemudian berhasil dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol balasan.

“Kita senang dengan hasil ini, tetapi kita tidak lupa bahwa masih ada laga selanjutnya. Anak-anak harus kembali kerja keras lagi dan fokus. Kita dapat berkat yang positif, namun anak-anak jangan mudah puas,” tambahnya.

Usai pertandingan ini Wanderley memberikan waktu libur sehari kepada anak asuhnya. Boaz Solossa dan kawan-kawan dijadwalkan baru akan menjalani latihan Selasa (25/7) besok. “Selasa kita kembali latihan untuk persiapan menghadapi Sriwijaya FC,” pungkasnya.

Sementara itu, Addison Alves yang kemarin memborong dua gol Persipura mengatakan, dua golnya di pertandingan kemarin merupakan hasil kerja keras seluruh tim. Kerja keras seluruh tim menurutnya membuahkan hasil positif yang menjadi harapan tim.

“Saya tak mau berpikir soal peluang juara diparuh musim ini. Saya hanya ingin bekerja dan membantu Persipura di setiap pertandingan untuk bisa menang dan membawa Persipura menjadi juara Liga 1,” tegas Addison.

Secara terpisah, pelatih PS TNI, Ivan Kolev menyebutkan anak asuhnya tampil luar biasa pada pertandingan kemarin. Namun absennya beberapa pemain kunci diakuinya menjadi faktor kelemahan timnya sehingga tampil kurang maksimal.

“Anak-anak sudah lakukan yang terbaik. Mereka mampu menyamakan kendudukan dibabak kedua. Tetapi sayang belum bisa mengantarkan tim membawa pulang satu poin dari sini,”kata Kolev.

Kolev melihat Persipura adalah tim kuat dan pantas menang dalam laga kemarin. Pelatih yang pernah membesut Persipura beberapa tahun yang lalu sebelum akhirnya direkrut menangani Timnas Indonesia mengatakan, Boaz Solossa dan kawan-kawan melakukan serangan sepanjang pertandingan dan itu positif untuk mereka.

Timnya sendiri sempat berhasil menyamakan kedudukan. Namun sayang pasca gol penyeimbang yang dilesakan Sansan Fauzi Husein, anak asuhnya menjadi lengah dan kehilangan kosentrasi pada 10 menit terakhir. Kondisi ini akhirnya berhasil dimanfaatkan Persipura mencetak gol kedua dan memenangkan pertandingan.

“Saya melihat pertandingan begitu ketat. Pemain kami juga lakukan banyak tekanan ke gawang Persipura tapi kurang akurat. Namun saya kurang setuju dengan kinerja wasit yang tidak bersikap fair play memimpin pertandingan, terutama di babak akhir pertandingan. Mereka hanya memberikan tambahan waktu 1 menit. Seharusnya tiga menit atau lebih, jika melihat situasi pertandingan yang berjalan selama 90 menit di lapangan,” tutup  Kolev.(ans/nat)


Kategori : Berita Utama

Komentar