Garuda Indonesia
 

AIMAS- Marsia, balita 3 tahun, yang hanyut di Kali Aimas, Jalan Sagu, Kelurahan Aimas Distrik Aimas Kabupaten Sorong, Selasa (13/6) masih belum ditemukan. Upaya pencarian terus dilakukan, salah satunya dengan upacara ritual adat yang dilakukan oleh beberapa orang tua adat suku Moi. 

Pencarian tidak hanya dila­kukan oleh warga sekitar, tim Basarnas turut dilibatkan dalam pencarian tersebut. Setelah sebelumnya dilakukan pencarian pada hari kejadian oleh tim Basarnas sekitar pukul 16.00 WIT hingga Pukul 01.00 WIT, namun korban masih belum ditemukan. 

Pencarian dilanjutkan kem­bali oleh tim Basarnas yang dibantu oleh warga, kemarin sekitar pukul 06.00 WIT hingga pukul 17.00 WIT, namun, belum ada tanda-tanda korban dite­mu­kan. Kondisi cuaca yang tidak mendukung, tidak meng­hentikan langkah warga untuk terus melakukan pencarian. 

Disela-sela pencarian oleh be­berapa warga dan tim Basarnas, para orang tua adat suku Moi turut melakukan upacara ritual adat di beberapa titik kali yang diperkirakan dilalui korban yang diduga hanyut terbawa arus kali yang cukup deras. Ritual dilakukan dengan didampingi oleh orang tua dari balita Marsia. 

  Sementara itu, dari pantauan koran ini terlihat rumah korban dikunjungi oleh beberapa orang yang turut menyam­paikan belasungkawa atas menghilangnya Marsia, yang sampai dengan saat ini masih belum ditemukan. 

  Marsia sendiri diketahui hilang oleh saudaranya, saat sedang bermain hujan didepan rumah. Ketika asyik bermain, keberadaan Marsia luput dari pantauan saudaranya. Sehing­ga, beberapa saat kemudian saudaranya mengabarkan ke orang tuanya terkait hilngnya Marsia.

Hilangnya Marsia masih belum diketahui penyebabnya, namun dugaan sementara dari warga sekitar, Marsia hilang terbawa hanyut air yang saat itu cukup deras. Hal tersebut dikarenakan, Marsia sedang berada di bawah pohon yang berada dekat dengan parit yang ada di depan rumah. (nam)


Kategori : Berita Utama

Komentar