Garuda Indonesia
 

LAMONGAN – Apa yang dikatakan pelatih Persela Lamongan Heri Kiswanto dalam konferensi pers menjelang pertandingan pada Selasa (13/6) terbukti benar. 

Lawannya, Persipura Jaya­pura, punya mental juara. Ada atau tanpa pelatih pun, tim berjuluk Mutiara Hitam itu tetap tim yang menakutkan.

Itu terbukti tadi malam. Dalam laga pekan kesebelas Liga 1, Persela harus mengakui keunggulan Persipura 0-1 di Stadion Surajaya, Lamongan. Kekalahan yang kembali mencoreng kandang Laskar Joko Tingkir –julukan Persela– dua kali musim ini. Peluang naik ke tiga besar pun terbuang. Tetapi, setidaknya mereka tetap berada di posisi kelima, bukan di papan tengah yang biasanya menjadi habitat mereka. 

Padahal, Herkis –sapaan Heri Kiswanto– sudah berkali-kali mengingatkan Choirul Huda dkk agar tidak pernah lengah sedikit pun saat lawan Persipu­ra. Sayangnya, instruksi terse­but tidak mampu dijalankan dengan baik oleh pasukannya. Alhasil, satu kesalahan di lini belakang menghancurkan mereka.

Bermula dari tusukan pemain sayap muda Persipura Prisca Womsiwor dari sisi kiri perta­hanan Persipura, lalu membe­rikan umpan kepada Addison Alves di kotak penalti. Gol pun tercipta pada menit ke-66. Setelah itu, Persipura berulang-ulang mengancam pertahanan Persela.

Persela tersentak. Formasi yang biasanya berjalan baik tidak maksimal. Kosuke Uchida di lini tengah yang biasanya rajin naik turun terlihat kebi­ngungan mengatasi kecepatan pemain lawan. Aliran bola ke arah Ivan Carlos di lini depan tidak berjalan. Mereka hanya mengandalkan umpan-umpan panjang dari belakang.

Masuknya Samsul Arif meng­gantikan Fahmi Al-Ayyubi pun tidak mengubah keadaan. Sang pemain hanya sekali punya peluang, yakni dari tendangan bebas pada injury time babak kedua. Selebihnya, Samsul hanya berlari-lari kebingungan mencari bola.

Persipura memang mendo­minasi permainan sepanjang babak kedua. Dari hasil statistik, mereka melesatkan 15 tembakan. Tujuh di anta­ranya mengarah ke gawang. Sedangkan tuan rumah Persela hanya 13 kali melepas temba­kan dan cuma tiga yang mengarah ke gawang Persipura.

’’Sepak bola itu situasi bisa berubah kapan saja, apalagi menghadapi tim sekelas Persipura. Kesalahan sedikit bisa fatal akibatnya,’’ kata Herkis setelah pertandingan.

Namun, mantan pelatih PSS Sleman itu mengungkapkan, Persipura memang layak menang. Karakter tim dan mental juara yang sudah terbentuk menjadi bukti bahwa tim asal Papua itu selalu sulit dikalahkan. ’’Ritme dan karakternya tetap harus diwaspadai walaupun tanpa pemain inti. Saya pribadi ucapkan selamat kepada Persipura dan meminta maaf kepada suporter Persela atas kekalahan malam ini (kemarin, Red),’’ ucapnya.

Di kubu lawan, Persipura yang diwakili asisten pelatih Mettu Dwaramury yang menja­di karteker setelah Liestiadi mundur menegaskan bahwa kemenangan tersebut layak bagi timnya. ’’Kami tegaskan sekali lagi, di tim ini tidak ada yang namanya pemain inti. Semua sama. Siapa yang siap itu yang kami mainkan,’’ katanya menanggapi perta­nyaan tentang tidak adanya Boaz Solossa dan beberapa pemain inti yang lain.

Dia tidak mau berkomentar tentang kepergian Liestiadi yang justru membuat karakter Persipura kembali. Yang pasti, saat ini timnya sudah bermain dengan ciri khasnya. Bermain dengan sabar dan tidak mudah terpancing emosi. Seperti dua pertandingan sebelumnya, melawan Sriwijaya FC (3/6) dan Madura United (7/6) yang sama-sama terkena kartu merah. ’’Ini permainan kami. Tim ini ada. Walau tidak ada pelatih, kami tetap Persipura, saya kira itu saja,’’ bebernya. (rid/c4/ham)

Hasil Kemarin

Liga 1

Persela Lamongan vs Persipura Jayapura    0-1

(Addison Alves 66')

Klasemen Sementara

1    Madura United    11    6    4    1    22-9    22

2    PSM Makassar    10    6    2    2    17-9    20

3    Persipura Jayapura    11    6    1    4    15-15    19

4    Bhayangkara FC    10    6    0    4    15-14    18

5    Persela Lamongan    11    5    1    5    16-12    16

6    Bali United    10    5    1    4    13-10    16

7    Persib Bandung    10    4    4    2    9-7    16

8    Persija Jakarta    10    4    3    3    11-5    15

9    Arema FC    10    4    3    3    7-8    15

10    Mitra Kukar    10    4    3    3    17-17    15

11    PS TNI    10    4    3    3    17-20    15

12    Sriwijaya FC    10    4    2    4    12-11    14

13    Borneo FC    10    4    2    4    16-14    14

14    Semen Padang    11    4    2    5    10-17    14

15    Barito Putera    10    4    1    5    14-13    13

16    Perseru Serui    10    1    3    6    6-15    6

17    Persegres GU    10    1    2    7    8-19    5

18    Persiba Balikpapan    10    1    1    8    7-17    4

Top Scorer

9 gol: Peter Odemwingie (Madura United)

7 gol: Lerby Eliandry (Borneo FC), Ivan Carlos (Persela Lamongan)

6 gol: Sylvano Comvalius (Bali United), Reinaldo Elias (PSM Makassar)

5 gol: Thiago Furtuoso (Bhayangkara FC), Marclei Cesar (Mitra Kukar), Alberto Goncalves (Sriwijaya FC)


Kategori : Berita Utama

Komentar