OAKLAND-Banyak orang menyebutnya terlalu kecil. Beberapa lainnya mengatakan dia amat rapuh. Pengamat-pengamat mengkritiknya sebagai pemain yang tidak ahli bertahan. Namun Stephen Curry sekarang memiliki label baru: MVP NBA!
 

Superstar Golden State Warriors tersebut memenangkan gelar individual paling bergengsi dalam olahraga basket tersebut kemarin. Commissioner NBA Adam Silver kabarnya akan menyerahkan Maurice Podoloff Trophy kepada Curry sebelum game kedua semifinal wilayah barat di Oracle Arena, Oakland, besok (6/5).  Curry sendiri menahan diri untuk berkomentar. Paska kemenangan 101-86 melawan Memphis Grizzlies di Oracle Arena kemarin, Curry menjawab pertanyaan jurnalis dengan diplomatis.
 

 "Kabar ini beredar di tengah-tengah seri playoff. Rasanya sulit untuk membayangkan hal yang belum pasti," kata Curry sebagaimana dilansir Yahoo Sports.
 

 "Saya jelas paham dengan situasinya. Saya hanya berusaha untuk fokus pada pertandingan. Kalau ada pengumuman resmi, baru saya merasa sangat bahagia dan bangga," imbuhnya.           
 

Memang, kemarin masih belum ada pengumuman ofisial dari NBA. Tetapi, Comcast SportsNet Bay Area, televisi resmi yang menjadi partner Warriors sudah melaporkan bahwa Curry menjadi MVP.  Point guard 27 tahun itu mengalahkan saingan-saingan terberatnya yakni superstar Houston Rockets James Harden, megabintang Cleveland Cavaliers LeBron James, dan pemain terpenting Oklahoma City Thunder saat ini, Russell Westbrook.
 

Curry memang tampil dalam level permainan tingkat dewa musim ini. Dia menjadi leader untuk membawa Warriors mencatat 67 kemenangan di musim reguler, terbanyak dalam sejarah klub. Pemain yang memulai debutnya di NBA pada 2009 tersebut mencatat rekor memasukkan tembakan tiga angka terbanyak dalam satu musim yakni 286. Dan yang terpenting adalah, Curry mengembangkan reputasi sebagai salah seornag atlet paling menghibur dalam olahraga. Aksi-aksinya gila dan sering sekali bikin mulut menganga karena pemain "normal" akan mustahil melakukannya.       
 

Curry adalah MVP pertama Warriors pertama sejak Wilt Chamberlain meraih award prestisus tersebut saat klub itu masih bermarkas di Philadelphia pada 1960.  Julukan Curry adalah 'Baby-Faced Assassin', pembunuh berwajah bayi. Dia tumbuh di bawah bayang-bayang ayahnya, pencetak poin terbanyak dalam sejarah Charlotte Hornets, Dell Curry.
 

Karena tubuhnya yang terlihat ringkih dan lemah, hampir semua college besar tidak menawarinya beasiswa selepas kelulusannya dari SMA Charlotte Christian pada 2006. Pemandu-pemandu bakat meramalkan Curry tidak akan bisa bertahan di NBA yang memiliki point guard-point guard yang besar dan ganas terutama dalam bertahan.
 

Namun, Curry membalikkan semua keraguan. Saat bermain untuk Davidson College mulai 2006, Curry bertransformasi sebagai point guard yang bisa menembak, melakukan dribble dengan baik, dan mendistribusikan bola dengan cerdik. Hingga Warriors meminangnya pada 2009. Bermain di liga melawan atlet-atlet kelas dunia bertubuh besar, Curry yang bertinggi "hanya" 191 sentimeter dengan berat 86 kilogram berhasil mendominasi banyak permainan.  Dan sekarang, Curry adalah aset terbesar. Bukan hanya bagi NBA, tetapi juga bagi dunia. (nur)


Kategori : Sport

Komentar