Kamis, 24 April 2014
International - Friendly March 5 - Japan 4 - 2 New Zealand - India 2 - 2 Bangladesh - Malawi 1 - 4 Zimbabwe - Burundi 1 - 1 Rwanda - Georgia 2 - 0 Liechtenstein - Iran 1 - 2 Guinea - Kosovo 0 - 0 Haiti - Russia 2 - 0 Armenia - Zambia 2 - 1 Uganda • - Azerbaijan 1 - 0 Philippines - Lithuania 1 - 1 Kazakhstan - Bulgaria 2 - 1 Belarus - Burkina Faso 1 - 1 Comoros - Mozambique 1 - 1 Angola - Albania 2 - 0 Malta - Algeria 2 - 0 Slovenia - Greece 0 - 2 South Korea - Hungary 1 - 2 Finland - Mauritania 1 - 1 Niger - Montenegro 1 - 0 Ghana - South Africa 0 - 5 Brazil - Czech Republic 2 - 2 Norway - Israel 1 - 3 Slovakia - Bosnia-Herzegovina 0 - 2 Egypt - Andorra 0 - 3 Moldova - Botswana 3 - 0 South Sudan - Colombia 1 - 1 Tunisia - Cyprus 0 - 0 N.Ireland - FYR Macedonia 2 - 1 Latvia - Senegal 1 - 1 Mali - Luxembourg 0 - 0 Cape Verde - Namibia 1 - 1 Tanzania - Turkey 2 - 1 Sweden - Morocco 1 - 1 Gabon - Romania 0 - 0 Argentina - Ukraine 2 - 0 USA - Gibraltar 0 - 2 Estonia - Austria 1 - 1 Uruguay - Switzerland 2 - 2 Croatia - Belgium 2 - 2 Ivory Coast - Germany 1 - 0 Chile - Ireland 1 - 2 Serbia - Poland 0 - 1 Scotland - Wales 3 - 1 Iceland - Australia 3 - 4 Ecuador - England 1 - 0 Denmark - France 2 - 0 Netherlands - Portugal 5 - 1 Cameroon - Spain 1 - 0 Italy - Saint Lucia 0 - 5 Jamaica • Asia - Asian Cup Qualification *Group A - Oman 3 - 1 Singapore - Jordan 2 - 1 Syria * Group B March 5 - Thailand 2 - 5 Lebanon * Group C March 5 - Iraq 3 - 1 China - Saudi Arabia 1 - 0 Indonesia * Group D March 5 - Yemen 1 - 2 Malaysia - Qatar 0 - 0 Bahrain *Group E March 5 - Uzbekistan 1 - 1 UAE - Vietnam 3 - 1 Hong Kong
 
   
Kamis, 07 Februari 2013 , 04:03:00

JAYAPURA - Dalam rangka membahas evaluasi kinerja otonomi khusus yang sudah melewati 11 tahun di Papua, dan skenario aspirasi daerah yang diusulkan masyarakat Papua untuk dimekarkan, maka Kaukus Papua di Parlemen RI melakukan pertemuan dengan Menkopolhukam Djoko Suyanto di Kantor Kemenkopolhukam Ja­karta, Rabu (6/2) kemarin.
Menurut Ketua Kaukus Papua di Parlemen RI, Pas­kalis Kos­say, inti dari pertemuan itu adalah Kaukus Pa­pua meminta agar Pre­si­den Susilo Bambang Yudhoyono me­la­laui Menkopolhukam sebelum mengakhiri ja­batan Presiden RI segeralah melakukan evaluasi kinerja pelaksanaan otsus selama 11 tahun dalam implementasinya di Papua, yang melibatkan seluruh komponen orang Papua. “Kita perlu evaluasi, sebab selama ini masyarakat bicara bahwa otsus belum berhasil. Di satu sisi ada yang mengatakan otsus berhasil. Hal-hal ini yang perlu kita evaluasi, se­hingga ke depan dalam implementasinya di lapangan sesuai dengan harapan masyarakat,” katanya. Lanjutnya, evaluasi yang dilakukan menyangkut banyak hal, baik dari sisi anggaran, isi dari otsus, termasuk perdasus dan perdasinya pendukungnya, serta empat bidang utama dalam amanat otsus.
“Menkopolhukam menanggapi­nya dengan baik. Dalam waktu dekat akan membangun komunika­si dengan berbagai pihak sambil menunggu gubernur defenitif terpilih. Setelah itu diambil langkah-langkah untuk dilakukan evaluasi,” terangnya.
Sedangkan masalah pemekaran daerah, kata Paskalis Kossay, Men­kopolhukam juga akan mempertimbangkan dengan baik. Per­mintaan pemekaran tersebut harus sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Ini juga tindak lanjut dari hasil komunikasi kita dengan berbagai komponen tentang pemekaran yang dilaksanakan di Hotel Aston, akhir 2012 lalu,” tukasnya.(cak/fud)
 
    JPNN.COM | Usulkan Evaluasi Otsus ke SBY
  • Print
  • Email
  • RSS
  • Track Back
  • Facebook
  • Digg
  • Twitter
  • LintasBerita
 
Komentar Anda mengenai berita "Usulkan Evaluasi Otsus ke SBY"
 
  + Other News / Category     
 
Artikel Dahlan Iskan
Main-Main Nasib Ahli yang Mahal
SAYA merasa bersalah. Salah besar. Terutama kepada anak muda yang hebat ini: Ricky Elson. Dia su ...
Other