Senin, 24 November 2014
International - Friendly November 18 : - Japan 2 - 1 Australia - Thailand 2 - 0 New Zealand - China 0 - 0 Honduras - Iran 1 - 0 South Korea November 19 : - Slovakia 2 - 1 Finland - Belarus 3 - 2 Mexico - Greece 0 - 2 Serbia - Slovenia 0 - 1 Colombia - Austria 1 - 2 Brazil - Estonia 1 - 0 Jordan - Romania 2 - 0 Denmark - Ukraine 0 - 0 Lithuania - Hungary 1 - 2 Russia - Ireland 4 - 1 USA - Italy 1 - 0 Albania - Poland 2 - 2 Switzerland - Portugal 1 - 0 Argentina - Spain 0 - 1 Germany - France 1 - 0 Sweden - Scotland 1 - 3 England
 
   
Rabu, 15 Mei 2013 , 05:48:00

MANOKWARI - Lima kelompok masyarakat selaku pemilik hak ulayat di kawasan Bandara Rendani Manokwari mengancam akan memalang bandara, hari ini, Rabu (14/5). Ishak Mandacan sebagai ketua Tim koordinator dari 5 kelompok pemilik hak ulayat menyatakan, ancaman ini bakal direalisasikan bila Pemerintah Kabupaten Manokwari tak juga membayar tuntutan ganti rugi yang diminta warga.
Ditemui sejumlah wartawan, Ishak Mandacan menyatakan, Pemerintah Kabupaten Manokwari sudah lakukan 3 kali melakukan rapat bersama 5 kelompok masyarakat yang punya hak ulayat di. Dan pemerintah daerah berjanji akan menyelesaikan,namun karena belum ada realiasasi maka, pemalangan akan dilakukan.’’Kita sudah tiga kali bertemu,tapi sampai sekarang pemerintah daerah belum juga membayar ganti rugi seperti yang diminta,’’ tandas pria yang juga menjabat anggota DPD-RI ini kepada wartawan, Selasa (14/5).
Dikatakan Ishak Mandacan, lima kelompok masyarakat pemilik hak ulayat meminta ganti rugi sebesar Rp 500 juta agar pembatalan pemalangan. ‘’Masyarakat sudah berjanji tidak akan ada lagi pemalangan kalau ganti rugi Rp 500 juta dibayar. Namun kenyataanya tanggal 2 Mei 2013 pemerintah Kabupaten Manokwari hanya membayar uang sebesar  Rp 130 juta, dan yang menyerahkan kepada 5 kelompok adalah kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Manokwari bersama asisten 1 Kabupaten Manokwari,’’ tukasnya.
Ishak menegaskan, apabila sampai pukul 21.00 Wit (jam 9 malam), pemerintah Kabupaten Manokwari tidak membayar kepada 5 kelompok pemilik hak ulayat, mereka akan menduduki ujung-ujung landasan dan akan membangun tenda-tenda sepanjang ujung-ujung landasan dimulai pukul 00:00 Wit sampai dibayarkan uang pembatalan pemalangan Rp 500 juta. Lima kelompok masyarakat  yang menuntut ganti rugi lahan bandara yakni, Ishak Mandacan dan Daniel Mandacan, Dorince Mandacan, Melkias Mandacan,Yakop Mandacan & Sem Mandacan 
serta Dominggus Mansim Rumsayor.
Sementara itu, pemerintah Provinsi Papua Barat yang diwakili oleh Asisten II Natanail Mandacan mengatakan bahwa Rp 250 juta sudah siap untuk diserahkan namun saat ini sedang menunggu kepastian dari pemerintah Kabupaten Manokwari. ‘’Karena ini dibagi dua, Pemprov Rp 250 juta dan Pemkab Manokwari Rp 250 juta,’’ tandasnya.(lm)
                                                        
 
    JPNN.COM | Bandara Rendani Akan Dipalang
  • Print
  • Email
  • RSS
  • Track Back
  • Facebook
  • Digg
  • Twitter
  • LintasBerita
 
Komentar Anda mengenai berita "Bandara Rendani Akan Dipalang"
 
  + Other News / Category     
 
DAHLAN ISKAN
Ini Dia Kabinet Kerja, Kerja, Kerja Sedikit Drama sebelum Kerja
 SELALU saja ada drama dalam penyusunan kabinet baru. Dulu ada “drama Nila Moeloek” ...
Other